1976

Puisi: Kucing-Kucingan dalam Selimut (Karya Agus Dermawan T.)

Kucing (Kucingan) dalam Selimut Akhirnya aku jadi risau jika kau terus menekan agar cinta diwujudkan dalam kata-kata. Aku tak bisa itu. Sebab biar ba…

Puisi: Setiap Aku (Karya Agus Dermawan T.)

Setiap Aku Setiap aku katakan bahwa musik waltz selalu membuat aku berdiri dan bergoyang kaki sambil menggenggam erat jejari tanganmu, maka kau putar…

Puisi: Sajak Matahari (Karya W.S. Rendra)

Sajak Matahari Matahari bangkit dari sanubariku. Menyentuh permukaan samodra raya. Matahari keluar dari mulutku, menjadi pelangi …

Puisi: Senyummu, Senyumku, Senyum Siapa? (Karya Zainuddin Tamir Koto)

Senyummu, Senyumku, Senyum Siapa? Wahai pelacur-pelacur kelas kambing senyummu, senyumku, senyum siapa? mencibir orang menuding cela apakah kita suda…

Puisi: Satu Tambah Satu Tambah Satu Tambah Pula Usia (Karya Bambang Sarwono)

Satu Tambah Satu Tambah Satu Tambah Pula Usia satu tambah satu tambah satu tambah pula usia begitu batas hidup kita rambati tanpa cingcong tanpa sere…

Puisi: Sajak (Karya Bambang Sarwono)

Sajak yang rasa yang sepah yang rupa tak wajah yang rantau yang risau yang diam tak betah yang kilat yang kilau yang pekat tak jangkau yang larut yan…

Puisi: Ia yang Pudar Kehilangan Warna (Karya Bambang Sarwono)

Ia yang Pudar Kehilangan Warna ia yang pudar kehilangan warna adalah wajah yang belum jelas kukenal ku tak tahu masih berapa lama lagilah umurnya. se…

Puisi: Kita Lebih Memahami (Karya Bambang Sarwono)

Kita Lebih Memahami kita lebih memahami kenapa ular-ular suka berdiam di tempat-tempat yang rungkut dan sangar, becek, serta berhawa lengas. kita leb…

Puisi: Bisa Saja Kita Berkata (Karya Bambang Sarwono)

Bisa Saja Kita Berkata bisa saja kita berkata diri kita bodoh lantaran tidak pintar; tapi kita tak akan pernah bilang kenapa nasib kita ternyata jele…

Puisi: Andaikan Kau Adam Datang Menyalami (Karya Bambang Sarwono)

Andaikan Kau Adam Datang Menyalami andaikan kau adam datang menyalami, dengarlah hanya anggukan terbata dari kamar yang jauh tajam menguliti hati buk…

Puisi: Begitu Merdu (Karya Bambang Sarwono)

Begitu Merdu begitu merdu perut yang hamil mengandung benihku; begitu merdu bingung matamu menanggung rindu; begitu merdu kita menanti bakal anak itu…

Puisi: Kutangkap Lukisan Kabutmu (Karya Bambang Sarwono)

Kutangkap Lukisan Kabutmu Mungkin Kelak Akan Membatu sungguh tak ada yang lebih goyah dan menyangsikan dari pada melihat engkau menarikan jari dan ku…

Puisi: Bukan Bianglala (Karya Bambang Sarwono)

Bukan Bianglala bisa saja kusaksikan sebentuk pelangi manis melengkung tapi bukan warna-warni berderet rapi biasa saja aku mengatakan, ada bianglala …
© Sepenuhnya. All rights reserved.