1988

Puisi: Mencari Sebuah Masjid (Karya Taufiq Ismail)

Mencari Sebuah Masjid Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang tiang‐tiangnya pepohonan di hutan fondasinya batu karang dan pualam pilihan …

Puisi: Marabencana (Karya Mohammad Diponegoro)

Marabencana (Puitisasi terjemahan al-Qur'an : Al-Qari'ah) Marabencana! kautahu apakah marabencana? dan betapa ngeri marabencana? kapan manusi…

Puisi: Percakapan Telapak Sepatu Berlumuran Lumpur Kuburan (Karya Taufiq Ismail)

Percakapan Telapak Sepatu Berlumuran Lumpur Kuburan (1) Sepasang sepatu, kiri dan kanan Sedang memperbincangkan…

Puisi: Keesaan (Karya Mohammad Diponegoro)

Keesaan (Puitisasi terjemahan al-Qur’an:  Al-Ikhlas) Katakan ia Tuhan satu Cuma. Tuhan tepian tiap kebutuhan. tiada putera tiada ibu-bapak. tiada apa…

Puisi: Pengantin Lautan (Karya M. Nasruddin Anshoriy Ch)

Pengantin Lautan Akulah nelayan di laut lepas Menginap bertahun-tahun berkasur karang Berselimut ombak berbantal sepi Aku sudah tenteram di sini Meni…

Puisi: Orkes Sunyi (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Orkes Sunyi Kumasuki taman lengang dengan ruh dan luka-luka bermekaran dalam pot tak berwarna. kematian, musik- musik paling fana. perja…

Puisi: Catatan Malam (Karya Wiji Thukul)

Catatan Malam anjing nyalak lampuku padam aku nelentang sendirian kepala di bantal pikiran mengawang membayang pernikahan (pacarku buruh harganya tak…

Puisi: Tahajjud Cintaku (Karya Emha Ainun Nadjib)

Tahajjud Cintaku Maha Anggun Tuhan yang menciptakan hanya kebaikan Maha Agung Ia yang mustahil menganugerahkan keburukan Apakah y…

Puisi: Kuburan Purwoloyo (Karya Wiji Thukul)

Kuburan Purwoloyo di sini terbaring mbok Cip yang mati di rumah karena ke rumah sakit tak ada biaya di sini terbaring pak Pin …

Puisi: Yang Menetes Yang Meleleh (Karya Taufiq Ismail)

Yang Menetes Yang Meleleh Demikianlah tetes air mata kananku Karena ingat 6 anak muda petinju Mati berlatih…

Puisi: Sendiri (Karya Acep Zamzam Noor)

Sendiri Pada hamparan waktu memancar air mataku Kuperas dari kepedihan rindu dan gairah cinta Ibadahku tak …

Puisi: Sang Kala (Karya Isma Sawitri)

Sang Kala Batu-batu kecil pasir kedua kakimu kukuh menjauh mencari Matahari di ketinggian menyinari lengan-lenganmu basah yang seakan busur terentang…
© Sepenuhnya. All rights reserved.