1988

Puisi: Keduniawian (Karya Mohammad Diponegoro)

Keduniawian (Puitisasi terjemahan al-Qur’an : At-Takasur) Telah alpa kalian karena lomba keduniawian tiada keputusan hingga menjelang mati tegahlah! …

Puisi: Waktu Sepenggalah Matahari (Karya Mohammad Diponegoro)

Waktu Sepenggalah Matahari (Puitisasi terjemahan al-Qur’an : Ad-Dhuha) Demi waktu sepenggalah matahari dan malam ketika senyap sunyi Tuhanmu tiada me…

Puisi: Gajah (Karya Mohammad Diponegoro)

Gajah (Puitisasi terjemahan al-Qur’an : Al-Fil) Tidakkah kau lihat betapa Allah telah menumpas pasukan gajah? diakhirinya pertempuran dengan porak-po…

Puisi: Kebajikan Berlimpah (Karya Mohammad Diponegoro)

Kebajikan Berlimpah (Puitisasi terjemahan al-Qur’an:  Al-Kautsar) Benarlah Kami berikan sudah. Padamu kebajikan berlimpah. Maka sembahlah Tuhanmu dan…

Puisi: Bangsa Quraisy (Karya Mohammad Diponegoro)

Bangsa Quraisy (Puitisasi terjemahan al-Qur’an : Al-Quraisy) Demi perlindungan bangsa Quraisy Bila mereka melawat di musim dingin dan kering Suruhlah…

Puisi: Gempa (Karya Mohammad Diponegoro)

Gempa (Puitisasi terjemahan al-Qur’an : Az-Zalzalah) 'Pabila bumi tergoncang gempa dan memuntah-ruah segenap muatannya lalu berseru manusia: &quo…

Puisi: Buah Tin (Karya Mohammad Diponegoro)

Buah Tin (Puitisasi terjemahan al-Qur’an : At-Tin) Demi buah tin dan zaitun dan demi pegunungan Sinai dan negeri Makkah tata-sejahtera telah Kucipta …

Puisi: Pembukaan (Karya Mohammad Diponegoro)

Pembukaan (Puitisasi terjemahan al-Qur’an:  Al-Fatihah) Dengan nama Allah, penuh kasih penuh sayang Puja dan puji bagi Allah sendiri Penyempurna sega…

Puisi: Manusia (Karya Mohammad Diponegoro)

Manusia (Puitisasi terjemahan al-Qur’an:  An-Nas) Katakan berlindung aku pada penyempurna manusia. raja manusia Tuhan manusia dari petaka sik-berisik…

Puisi: Penerbangan Terakhir (Karya Taufiq Ismail)

Penerbangan Terakhir (1) Pernahkah terlintas dalam pikiranmu Ketika pesawatmu baru lepas landas Ketika engkau meneguk secangkir air jeruk Dan…

Puisi: Nyanyian Cinta (Karya Diah Hadaning)

Nyanyian Cinta Jangan pernah tidurkan semangatmu jeruji besi juga tak pernah tidur, lelakiku Soweto masih seperti dulu ada tangis kanak-ka…

Puisi: Tembang dari Pecinan (Karya Badjuri Doellah Joesro)

Tembang dari Pecinan Teruslah puluk nasimu, teruslah Wahai kaum buruh kota Luruhkan segala keringat ke dahi Tatap segala hidup birahi. D…

Puisi: Panorama Satu Asyura Parangkusuma (Karya Ragil Suwarna Pragolapati)

Panorama Satu Asyura Parangkusuma     Laut menghempaskan gelombang raksasa. Pantai menghamparkan samudera manusia. "Orang begitu banyak! Siapaka…
© Sepenuhnya. All rights reserved.