Puisi: Mimpi Buruk (Karya Yvonne de Fretes) Mimpi Buruk (kenangan pada konflik di maluku...) tak kukenal lagi matamu yang berderai menatap langit muram, kelam berasap oleh…
Puisi: Ayat-Ayat Kyoto (Karya Sapardi Djoko Damono) Ayat Kyoto (1) Segala yang mendidih dalam kepala tidak nyata, kecuali sakura dan kau - tentu saja. Ayat Kyo…
Puisi: Adalah Adalah (Karya Rayani Sriwidodo) Adalah Adalah Batin bening di tengah hingar duniawi perjalanan adalah perhentian dada henti perhentian adalah perjalanan itu sendiri Allah zikirku se…
Puisi: Senja di Siring Laut (Karya John FS. Pane) Senja di Siring Laut kubiarkan hatiku bermuara di sini bernaung jauh dari amuk gelombang dan berayun pada kepolosan makna hari-hari ketika bayangmu t…
Puisi: Aku Ingin (Karya Nurhayat Arif Permana) Aku Ingin Aku ingin berteriak, kau bilang aku gila Aku ingin menangis, kau kata aku cengeng Aku ingin berlari, kau tuduh aku pengecut Aku ingin diam …
Puisi: Kenangan Seperempat Abad Silam (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy) Kenangan Seperempat Abad Silam --jalan-jalan masih berdarah, luka pohonan berkabut dalam risik gelisah, riuh pertempuran menghambur hancur ke pelukan…
Puisi: Kota yang Terkutuk (Karya Mardi Luhung) Kota yang Terkutuk Kota yang terkutuk adalah sekarung-tenung yang galau oleh bisik-bisik dan bom dan di atasnya, sekiat perut-matahari mengeringkan s…
Puisi: Madah Laut (Karya Beni R. Budiman) Madah Laut Laut adalah luka tanpa harga yang mengaduh sia-sia ketika kata lupa pada bahasa dan kepala hanya tulang rangka (I) Telah l…
Puisi: Menantimu di Pinggir Kolam (Karya Moh. Wan Anwar) Menantimu di Pinggir Kolam menantimu di sini, di belantara kota di pinggir kolam yang tanpa teratai air mancur mengguyuri nasib kita udara yang kelam…
Puisi: Dua Sajak Burung (Karya Ulfatin Ch.) Sajak Burung ( 1 ) Seekor burung telah jauh menerbangkan pikiranku. Aku sendiri di sini dalam tempayan kecil yang dibakar nyala api Sajak Burung ( 2 …
Puisi: Pangeran Pengungsi (Karya Sosiawan Leak) Pangeran Pengungsi Wajah siapakah terselip di antara pengungsi? Apakah itu kamu yang menghindari ledakan cinta …