Puisi: Lagu Siul (Karya Beni Setia) Lagu Siul Bila tidak bersiul barangkali kami sudah lama mati. Kaku. Karena anak terus makan minta jajan, uang sekolah dan satu saat …
Puisi: Cita-Cita (Karya Joko Pinurbo) Cita-Cita Setelah punya rumah, apa cita-citamu? Kecil saja: ingin sampai rumah saat senja supaya saya dan s…
Puisi: Pernyataan (Karya Ahda Imran) Pernyataan Ini wajahku. Bawa ke laut, lalu kenanglah! Sepanjang abad perut ikan-ikan menyimpannya. Menyerahkannya pada nafas para nela…
Puisi: Kawan Berbagi Keabadian (Karya Aslan Abidin) Kawan Berbagi Keabadian aku dan sajakku adalah kawan berbagi keabadian. aku membayangkan diriku membacanya kelak di taman firdaus: tempat semua mimpi…
Puisi: Ibuku (Karya Joko Pinurbo) Ibuku Ibu suka membacakan buku untuk menghantar tidurku. Aku terbuai mendengarkan ibu dan buku, mendengarkan …
Puisi: Ziarah (Karya Arif Bagus Prasetyo) Ziarah (- Spillville - Effigy Mounds) Enam batu ke Meskwaki. Enam cambuk air mancur Menggeletar pada altar musim gugur. Siang mengeran…
Puisi: Di Sebuah Tikungan (Karya Acep Zamzam Noor) Di Sebuah Tikungan Di sebuah tikungan yang basah Pohon-pohon melunturkan warnanya Lampu-lampu sepanjang jalan Menjadi hurup-hurup paling sepi Tapi ma…
Puisi: Memanjakan Kemenangan (Karya Juniarso Ridwan) Memanjakan Kemenangan seminggu resah dikemas dalam karung, dilepas rindu dalam siang membakar, semua berlayar dalam keringat suara, mendayung dalam b…
Puisi: Beribu Rindu Kekasihku (Karya Abdul Wachid B. S.) Beribu Rindu Kekasihku dari cakrawala yang tak sepenuh kumengerti aku, hayati: se-jati cahaya wajahmu membayang malam semesta sama sua…
Puisi: Aku dan Tungganganku (Karya Zen Hae) Aku dan Tungganganku : agam wispi (1930-2003) kau menyebutku orang buangan. aku seorang kelana, sebenarnya. aku tidur dan jaga di ata…
Puisi: Perpisahan (Karya Acep Zamzam Noor) Perpisahan Kau meninggalkanku dengan rambut Yang terbungkus kabut. Langkahmu kunang-kunang Di antara kegelapan yang mengepung malam Aku pun melepasmu…
Puisi: Revitalisasi Sebuah Kota (Karya Juniarso Ridwan) Revitalisasi Sebuah Kota - pelukis Conrad Felixmuller kota adalah kanvas carut-marut, dengan sejumput oksigen diperebutkan, dan kehidupan diatur angk…
Puisi: Kesedihan (Karya Acep Zamzam Noor) Kesedihan Sulur-sulur cahaya Mengalir dari kelopak mata Abad-abad kesedihan Tersimpan di bening hujan 2003 Sumber: Menjadi Penyair Lagi (2007) Anali…
Puisi: Lembah Anai (Karya Acep Zamzam Noor) Lembah Anai Aku mencari rambutmu Jauh ke dalam hutan Matamu menenungku Dengan air terjun Sungai adalah suara Yang menenggelamkanku Lembah yang tercip…