2016

Puisi: Misal (Karya Joko Pinurbo)

Misal Misalkan Aku datang ke rumahmu dan kau sedang khusyuk berdoa, akankah kau keluar dari doamu dan membukakan pintu untuk-Ku? 2016 …

Puisi: Buku Harian Anne Frank (Karya Abinaya Ghina Jamela)

Buku Harian Anne Frank Dia adalah penulis hebat dia menulis buku. Buku itu dipenuhi cerita tentang keluarga, guru, teman, dan perang. Dia terpaksa pi…

Puisi: Memahami Kota (Karya A. Munandar)

Memahami Kota Mengulum duri menghukum hati untuk mengerti. Aku menjadi kota menampung keributan. 2 Juni 2016 An…

Puisi: Sungguhlah Besar Menggelombang Rinduku (Karya Handrawan Nadesul)

Sungguhlah Besar Menggelombang Rinduku Membelah Hidupku Berapakah lagi syairku di rindumu hingga tak selesai tidurku melepas tanganmu Berapakah lagi …

Puisi: Percakapan Senja (Karya F. Aziz Manna)

Percakapan Senja antara celah jempol dan telunjuk mekar bunga lihatlah, ayah cantik, sungguh menarik apakah itu hidup? taha…

Puisi: Rindu Betara (Karya Weni Suryandari)

Rindu Betara Sekokoh karang, tajam ombak menembus ingatan Saat buihnya mendaras namamu, berdeburan di jantung laut, manja pada hangat pelukan Segala …

Puisi: Via Dolorosa (Karya Gerson Poyk)

Via Dolorosa makin terasa ada kesementaraan berbunga dalam dada bila kematian tadi di bayang sendiri tanah kelahiran selalu menerima kepedihan umur s…

Puisi: Calon Jenazah (Karya Joko Pinurbo)

Calon Jenazah Dalam pidato pelepasan jenazah bapak tua yang awet muda itu berkata, "Para calon jenazah yang mulia, mari kita ikhlaska…

Puisi: Gadis Kecil dan Paus Bertanduk (Karya Avianti Armand)

Gadis Kecil dan Paus Bertanduk – untuk Pita Di batas laut yang selalu pergi, gadis kecil dan paus bertanduk itu diam mengapung. Sulit menguc…

Puisi: Menuju Sunyi (Karya Weni Suryandari)

Menuju Sunyi Sebelum angin menghempas ombak ke pantai Di tempat rindu pernah bersemai, hujan rinai Engkau menatap senja di lepas laut Bersama sepenuh…

Puisi: Setiap Ayah (Karya Alex R. Nainggolan)

Setiap Ayah di tubuh setiap ayah akan ada jalan pulang rumah yang bagai selimut dari kepala yang kusut telah kugali-gali ta…

Puisi: Hikayat Perahu (Karya Fahmi Wahid)

Hikayat Perahu Aku berdiri di punggung laut, karena aku anak perahu menatapi pendar-pendar buih dihempas ketegaran karang mengukirkan ketegaran pada …

Puisi: Jalan Sepi (Karya John FS. Pane)

Jalan Sepi belum usai kau belajar tentang mencintai hidup kepada perempuan yang kau anggap seperti malaikat yang kau kenal sejak pertama kau membuka …

Puisi: Mensyukuri Keindahanku (Karya Handrawan Nadesul)

Mensyukuri Keindahanku Dari Hidup yang tidak Selalu Mudah Membentang sunyiku Sepanjang berhektar kalbuku Kudengar berdendang musikmu Tersayat ujung m…

Puisi: Bila Suatu Hari Nanti (Karya Handrawan Nadesul)

Bila Suatu Hari Nanti Aku Tak Dapat Lagi Melakukannya Sendiri Bila suatu hari nanti aku tidak dapat lagi melakukannya sendiri, sekiranya kamu sempat,…
© Sepenuhnya. All rights reserved.