Puisi: Peta (Karya Gunoto Saparie) Peta kubaca peta pada telapak tanganmu nasib mungkin menjadi klise sejak lahir ada garis kekayaan, titik-titik kelabu ada pilihan-pilihan, namun ada …
Puisi: Senyuman di Ujung Waktu (Karya Sultan Musa) Senyuman di Ujung Waktu Kucoba membersihkan gelas, tempat bersemayam cahaya Ilahi ; benarkah ranting yang patah.... kembali bertindak…
Puisi: Jembatan Lemah Ireng (Karya Gunoto Saparie) Jembatan Lemah Ireng melintasi jembatan lemah ireng mobil mendadak melambat ketika sebentar lagi remang ketika malam segera merapat haruskah kusebutk…
Puisi: Kantin Kampus (Karya Melki Deni) Kantin Kampus Di kantin kampus kita tidak perlu ingat orangtua membanting tulang melupakan makan, melupakan diri, Membiarkan sakit memeluknya, masuk …
Puisi: Sajak-Sajak tentang Seorang Ibu yang Ditelantarkan Anak-anaknya (Karya Melki Deni) Sajak-Sajak tentang Seorang Ibu yang Ditelantarkan Anak-anaknya (1) Anak-anakku pergi, Menelantarkan dapur, sumur, ruang tamu, telapak kaki, dan doa.…
Puisi: Keberangkatan (Karya Gunoto Saparie) Keberangkatan dan kau pun bergegas dalam gerimis ketika malam berjalan makin jauh kabut turun merayap sampai subuh menyelinap ke …
Puisi: Nostalgia Hitam (Karya Astri Wijaya Fitria) Nostalgia Hitam Gelap malam larut dalam bisu Beriak dalam kekalutan batin Remang sang Purnama malam Menyapu kabut halusinasi Heningnya membawa lara d…
Puisi: Terkapar Diserbu Angin (Karya Melki Deni) Terkapar Diserbu Angin Angin dingin berbisik kepada kita yang duduk dekat jendela ruang kelas ini. Angin ingin menguji keseriusan dan komitmen kita …
Puisi: Restu (Karya Gunoto Saparie) Restu mohon doa restu aku benar-benar pergi mungkin tak bisa kembali jam-jam hanya berdetak jemu bukan karena alpa aku benar-benar berjalan namun tak…
Puisi: Pada Suatu Malam (Karya A. Munandar) Pada Suatu Malam Karena malam itu Bulan-penuh bersetuju Bahwa cinta yang hakiki Adalah tanpa memiliki "Ai, biar begini!" 2022 Analisis Puis…
Puisi: Seorang Teman (Karya Aris Setiyanto) Seorang Teman aku butuh seorang (saja) teman ia akan membersamaiku mengarungi samudera yang melumatku dengan keramahan ia akan datang dan tak sembuny…
Puisi: Bingung (Karya Windiarti) Bingung Setidak jelas ini aku sekarang Berjalan tanpa arahan Berlari tanpa tujuan Berdiam pun seperti ada tuntutan Hai kasihku Sedang apa kau geranga…
Puisi: Nostalgia (Karya Windiarti) Nostalgia Jalan ini pernah kita lewati Bercengkerama di sepanjangnya Hujan dan terik tak dirasa Kali ini ada yang beda Entah karena suasana Atau hadi…