Puisi 6 Bait

Puisi: Pintu (Karya Korrie Layun Rampan)

Pintu ( 1 ) Pintu biru diketuk dari luar Siapakah yang berdiri di situ Dengan suara yang lirih samar Kujenguk dari jendela bersama angin gemetar Hany…

Puisi: Ledakan-Ledakan (Karya Acep Zamzam Noor)

Ledakan-Ledakan Ketika salju menanam langkahku Dan langit merendah Kukenang setiap jejak yang silam Sejum…

Puisi: Tuhan Sangat Dekat (Karya Faisal Ismail)

Tuhan Sangat Dekat Tuhan terbaca dalam syahadat Tertera dari ayat ke ayat Tersebut dari juz pertama hingga tamat Dialah Penguasa hari kiamat Tuhan te…

Puisi: Stasiun Tugu (Karya Taufiq Ismail)

Stasiun Tugu Tahun empat puluh tujuh, suatu malam di bulan Mei Ketika kota menderai dalam gerimis yang renyai Di tiang barat lentera merah m…

Puisi: Panggilan (Karya A. Damhoeri)

Panggilan Benderang hari tandakan siang, Membayang fajar di ufuk timur, Habis gelap suram membayang, Mata sepicing ta' mau tidur. Datang mengalun…

Puisi: Merenungi Kesaktian Anak (Karya Hamidah)

Merenungi Kesaktian Anak Anak menangis, terisak-isak, Menahan sakit, menyenak badan, Ibu duduk, tidak berasak, Beserta bapa tersedan-sedan. Anak meng…

Puisi: Hiba Hatiku (Karya Hamidah)

Hiba Hatiku Hiba-hibalah hatiku o, teman Mendengar bunyi suling petani Tengah langit disungkup awan Sedang lengang kampung negeri. Di dangau-dangau d…

Puisi: Kendiri (Karya A. Damhoeri)

Kendiri Tidak sebuah, satupun tidak, Yang boleh kuambil menjadi suri, Hanya jika sukma berkehendak, Aku merayau seorang diri. Kulagukan rubai berapa …

Puisi: Di Tepi Pantai (Karya Amir Hamzah)

Di Tepi Pantai Ombak berderai di tepi pantai,  Angin berembus lemah lembut. Puncak kelapa melambai-lambai, Di ruang angkasa awan bertabut. Burung t…

Puisi: Kehilangan (Karya Toto Sudarto Bachtiar)

Kehilangan Kawan, relakan tenang dalam malam beledu Runtuhan kering dan batu-batu Gurun tua menurun hilang …

Puisi: Kereta Mati (Karya Toto Sudarto Bachtiar)

Kereta Mati Seorang pengendara kereta Beroda tiga, manis Mengayuh hingga pelabuhan penghabisan Mendaki dan menurun Jari-jari berjarak …

Puisi: Kepergianku Ini Justru Karena Aku Mulai Mencintaimu (Karya Kurnia Effendi)

Kepergianku Ini Justru Karena Aku Mulai Mencintaimu Sahabat semua, ini langkah yang sungguh berat Saat seluruh perasaan tertanam semakin erat Tapi, p…

Puisi: Sampai Cinta (Karya Abdul Wachid B. S.)

Sampai Cinta kau bukan milikmu aku bukan milikku malam ke entah itu langit dan bumi bersatu bunga-bunga remaja yang gugur kembali ke t…

Puisi: Astana Rela (Karya Amir Hamzah)

Astana Rela Tiada bersua dalam dunia tiada mengapa hatiku sayang tiada dunia tempat selama layangkan angan meninggi awan. Jangan perca…
© Sepenuhnya. All rights reserved.