Puisi: Bunga Cempaka (Karya Rustam Effendi) Bunga Cempaka Seketika bergontai di laman taman, terjatuh mataku pada sekuntum bunga cempaka. Baharu nak pecah, menggelakkan rom…
Puisi: Serenada Sulfatara (Karya Catur Stanis) Serenada Sulfatara Tataplah matamu ke utara tempat dimana sang raksasa mendendangkan nyanyian sulfatara menyungging senyum erupsi…
Puisi: Ketika Ramadan Berlalu (Karya Gunoto Saparie) Ketika Ramadan Berlalu ketika ramadan berlalu suka dan duka pun menyatu ketika takbir menggema syahdu terbukalah pintu-pintu maafmu dan angkasa gemet…
Puisi: Dayak, Dayak, Suaramu Sayup Suara (Karya Korrie Layun Rampan) Dayak, Dayak, Suaramu Sayup Suara Dayak, Dayak, suaramu sayup suara Di zaman purbani suaramu ria Ada di mana-mana Tapi tak ke mana-mana Di angkasa ta…
Puisi: Upacara Bulan (Karya Korrie Layun Rampan) Upacara Bulan Upacara bulan di ranting-ranting jiwa Memelihara serangga Lalu matahari esok hari Mendirikan kemah-kemah semut api Para bidadari menari…
Puisi: Pintu (Karya Korrie Layun Rampan) Pintu ( 1 ) Pintu biru diketuk dari luar Siapakah yang berdiri di situ Dengan suara yang lirih samar Kujenguk dari jendela bersama angin gemetar Hany…
Puisi: Ledakan-Ledakan (Karya Acep Zamzam Noor) Ledakan-Ledakan Ketika salju menanam langkahku Dan langit merendah Kukenang setiap jejak yang silam Sejum…
Puisi: Tuhan Sangat Dekat (Karya Faisal Ismail) Tuhan Sangat Dekat Tuhan terbaca dalam syahadat Tertera dari ayat ke ayat Tersebut dari juz pertama hingga tamat Dialah Penguasa hari kiamat Tuhan te…
Puisi: Stasiun Tugu (Karya Taufiq Ismail) Stasiun Tugu Tahun empat puluh tujuh, suatu malam di bulan Mei Ketika kota menderai dalam gerimis yang renyai Di tiang barat lentera merah m…
Puisi: Panggilan (Karya A. Damhoeri) Panggilan Benderang hari tandakan siang, Membayang fajar di ufuk timur, Habis gelap suram membayang, Mata sepicing ta' mau tidur. Datang mengalun…
Puisi: Merenungi Kesaktian Anak (Karya Hamidah) Merenungi Kesaktian Anak Anak menangis, terisak-isak, Menahan sakit, menyenak badan, Ibu duduk, tidak berasak, Beserta bapa tersedan-sedan. Anak meng…
Puisi: Hiba Hatiku (Karya Hamidah) Hiba Hatiku Hiba-hibalah hatiku o, teman Mendengar bunyi suling petani Tengah langit disungkup awan Sedang lengang kampung negeri. Di dangau-dangau d…
Puisi: Kendiri (Karya A. Damhoeri) Kendiri Tidak sebuah, satupun tidak, Yang boleh kuambil menjadi suri, Hanya jika sukma berkehendak, Aku merayau seorang diri. Kulagukan rubai berapa …