Puisi Agustus

Puisi: Wahai Pemuda Mana Telurmu? (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Wahai Pemuda Mana Telurmu? Apa gunanya merdeka kalau tak bertelur? Apa gunanya bebas kalau tak menetas? …

Puisi: 17 Agustus (Karya Nursjamsu Nasution)

17 Agustus Pada malam 17 Agustus Pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia, Seorang muda bermimpi Ia sedang menggerek Merah Put…

Puisi: Nyanyian Ombak Pagi Agustus (Karya Diah Hadaning)

Nyanyian Ombak Pagi Agustus Laut-laut yang selalu ramah berikan padamu debur semesta bangkitkan nyala dari padam bangunkan pagi dari malam…

Puisi: Antara Mei-Agustus (Karya Diah Hadaning)

Antara Mei-Agustus Kursi telah tumbang  ditandai api dan erang berhala telah hancur ditandai telah mengucur orang-orang masih bingung …

Puisi: Doa Seekor Katak Kala Bulan Agustus (Karya Diah Hadaning)

Doa Seekor Katak Kala Bulan Agustus Tuhan, Ruh segala makna kemerdekaan jangan hujankan langit sementara a…

Puisi: Ketika Agustus telah Lewat (Karya Diah Hadaning)

Ketika Agustus telah Lewat Janur-janur kuning layu terbuang di jalan-jalan dan hanyut di kali tiang-tiang ben…

Puisi: Suara Kesabaran (Karya AA Manggeng)

Suara Kesabaran Begitu luluhnya hidup dalam kabut kita ikut dalam barisan upacara lalu mengikrarkan cita ban…

Puisi: Agustus (Karya Alex R. Nainggolan)

Agustus : assyifa chalisa nainggolan sembilan tahun, agustus berkemah di tubuhmu. dibangunkannya engkau dengan belajar angka dan aksa…

Puisi: Sajak Agustus (Karya Ni Made Purnama Sari)

Sajak Agustus Ada batu di sungai Sendiri di air Siapakah ia pertapa atau cuma seekor ikan durhaka? Sebuah ranting terjatuh terbawa arus adakah ia unt…

Puisi: Jakarta 17 Agustus 45 Dinihari (Karya Sitor Situmorang)

Jakarta 17 Agustus 45 Dinihari Sederhana dan murni Impian remaja Hikmah kehidupan berNusa berBangsa berBahasa Kewajaran napas dan deg…

Puisi: Sajak Bulan-bulanan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Sajak Bulan-bulanan (C atatan 15 Agustus 1997 ) Di atas Monas bulan mengintip nonton pejabat baca puisi di …

Puisi: Catatan Agustus (Karya Diah Hadaning)

Catatan Agustus (1): Dialog Perempuan dan Alam Bulan bening kuning emas menyinari alam sunyi menyinari alam…

Puisi: Surat Bertanggal 17 Agustus 1946 (Karya Saini KM)

Surat Bertanggal 17 Agustus 1946 Kami sambut fajar kami dengan cara tersendiri: Tenggorok perunggu serak memaki-maki angkasa hitam yang gemet…

Puisi: Merah Putih (Karya Slamet Sukirnanto)

Merah Putih Merah putih di angkasa Dijaga mentari Dijaga udara Dijaga bunga Dijaga mereka Yang hatinya bersih! Kita membangun sejar…
© Sepenuhnya. All rights reserved.