Puisi: Perawi Rempah (Karya Ahmad Yulden Erwin) Perawi Rempah //1// Minggu pagi menggigil di sayap burung undan, seperti ratusan minggu pagi lainnya, menyusun sesatu kenangan. Kau mencari beberapa …
Puisi: Cinta Ikarus (Karya Ahmad Yulden Erwin) Cinta Ikarus //1// Dalam rindu ini biarkan neraka perlahan membiru, lalu lamur dan hancur berganti ranum delima bibirmu, biarkan surga sulfur itu gug…
Puisi: Amsal Keluarga Bahagia (Karya Ahmad Yulden Erwin) Amsal Keluarga Bahagia Aku menunggumu, Adikku, di tepian rawa itu Lelehan waktu pada kalender, detik-detik biru Tumbuh di lipatan awan, kau tak hadir…
Puisi: Ode Tiga Waktu (Karya Ahmad Yulden Erwin) Ode Tiga Waktu //1// Menatap arus sungai Mississippi, menatap bayangmu memetik cahaya pagi, juga kilau embun di daun-daun ceri, sebelum awan melepas …
Puisi: Hara Semua Kata (Karya Ahmad Yulden Erwin) Hara Semua Kata Kesunyian kita Mungkin semacam prasangka Menduga-duga batas Sebelum semua berakhir Seperti letupan-letupan kecil Dan buih samudra, se…
Puisi: Di Museum Keramik Hamada (Karya Ahmad Yulden Erwin) Di Museum Keramik Hamada Kita masuki halaman senyap itu Selepas jeda antara abjad k dan a luruh Di tepi hutan: luka ini hidup, juga cahaya Matahari p…
Puisi: Pulang Pagi (Karya Ahmad Yulden Erwin) Pulang Pagi Suatu pagi di jalan pulang Sepasang kelinci berlompatan Lesap di ladang bunga seruni Sepasang lubang hidung Mengintip lekuk punuk capung …