Puisi Diah Hadaning

Puisi: Jakarta Hari Ini (Karya Diah Hadaning)

Jakarta Hari Ini Seribu langkah hari ini dari terminal ke terminal dari taman ke lain taman dari jembatan-jembatan penyeberangan …

Puisi: Sebutir Bintang di Langit (Karya Diah Hadaning)

Sebutir Bintang di Langit Suara-suara malam mengapung di udara basah sehabis hujan senja orang-orang duduk diam mendengarkan biografi mi…

Puisi: Vibrasi Terumbu Karang (Karya Diah Hadaning)

Vibrasi Terumbu Karang Siapa masih menjaga malam sendiri dan kedinginan kaukah itu ya nelayan menjala langit tanpa bulan. Kau coba meman…

Puisi: Balada Putra Sang Fajar (Karya Diah Hadaning)

Balada Putra Sang Fajar (1) Setiap pagi bangkit di ufuk timur sentuhan alam murni melubuk di kedalaman nurani fajar mengantar matahari mer…

Puisi: Ketika Musim Berubah (Karya Diah Hadaning)

Ketika Musim Berubah Berwindu kukenal wajah berwindu kukenal nama berwindu kukenal tanah berwindu kukena…

Puisi: Menghalau Angkara Murka (Karya Diah Hadaning)

Menghalau Angkara Murka Irama semesta irama kehidupan tiba-tiba hilang tatanan lumat jentera waktu  angka hilang makna bilangan windu ja…

Puisi: Elegi Bendera (Karya Diah Hadaning)

Elegi Bendera Lahir di masa silam tumbuh dalam kebersamaan dan warna semakin terang. Dijahit oleh tangan cinta disimpan kini bagai pu…

Puisi: Kemerdekaan Itu (Karya Diah Hadaning)

Kemerdekaan Itu Kemerdekaan itu saat lipatan lepas dari lidahmu kata-kata jadi ombak mengguncang kelu sekian waktu. Kemerdekaan itu …

Puisi: Kidung di Purnama Mei (Karya Diah Hadaning)

Kidung di Purnama Mei Bagi Sang Guru Nurani Tiada bunga-bunga ungu wistarias di hamparan telaga itu, Romo …

Puisi: Yang Masih Ada (Karya Diah Hadaning)

Yang Masih Ada Suaranya masih ada di antara kesiur angin di pohon kota raya sesiapa menangkap pesan terkirim dari liang kerinduan ya, …

Puisi: Angin-Angin Laut Irian (Karya Diah Hadaning)

Angin-Angin Laut Irian Apa kabar lelakiku dari Sentani Yan Yapo, Yan Yapo, kupanggil kau lewat angin-angin…

Puisi: Monolog Seorang Anak Indonesia (Karya Diah Hadaning)

Monolog Seorang Anak Indonesia Bendera masih berkibar di udara peluru di dadamu ikut menebusnya kuzikirkan …

Puisi: Nyanyian Perempuan Malam (Karya Diah Hadaning)

Nyanyian Perempuan Malam Hujan petang menerpa jendela kamar rumah bunga pinggir jalanan jarum-jarum hujan berjatuhan tak terhingga cerita …

Puisi: Elegi Jakarta (Karya Diah Hadaning)

Elegi Jakarta Langit kota tak sajikan bintang malam ini langit kota tak riapkan kabut menguap dari kolam-kolam ada tatap menusuk langit …

Puisi: Sajak Bandung (Karya Diah Hadaning)

Sajak Bandung (1) Sebuah ruang dalam ruang seruas waktu dalam waktu serumpun kenang dalam kenang semburat…
© Sepenuhnya. All rights reserved.