Puisi Dorothea Rosa Herliany

Puisi: Taman yang Terbakar (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Taman yang Terbakar Pandanglah tahun-tahun luka berserakan di lantai  musim tak memberikan apa-apa bagi taman…

Puisi: Di Dalam Taman (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Di Dalam Taman Aku menunggu, tapi tak tahu siapa Akasia dan Gladiol tak menyapa Bangku-bangku taman enggan …

Puisi: N.B. (Karya Dorothea Rosa Herliany)

N.B. Seperti kalau kita berjalan di pusat perbelanjaan, di pinggir-pinggir toko dan kaki lima segalanya menggoda kita untuk melihat: dengan …

Puisi: Potret Kenangan (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Potret Kenangan Potret dalam pigura itu mengeras pada tembok wajah-wajah yang dingin, mengirimkan salju ke  dalam ruang tidurku. aku terpera…

Puisi: Jika Rumput Itu Kita Dengar (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Jika Rumput Itu Kita Dengar jika rumput-rumput itu kita dengar, ia akan mengaduh karena perangkap musim. tapi, lihatlah! sekuntum bunga di padang ama…

Puisi: Kopi yang Tak Diminum (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Kopi yang Tak Diminum sela-sela daun menyergapkan nyala padamu. inilah hidup yang tak pernah padam. ranting-ranting daun yang hangus, dan tanah-tanah…

Puisi: Karena Angin (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Karena Angin Daun-daun meratap karena angin dan gerit pintu musim yang dibuka  -perjalanan yang tertatih …

Puisi: Nikah Sungai (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Nikah Sungai Engkau bawakan aku bunga-bunga. di sini pasir, semak dan lumut melulu. kadang bauan busuk dan …

Puisi: Lagu Asing di Sawah-Sawah (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Lagu Asing di Sawah-Sawah Dari tanah yang sama kugali sumur yang meluberkan madu. kuhisap dan kukunyah segala sisa akar segala pohon. kusem…

Puisi: Orkestra Burung Lepas (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Orkestra Burung Lepas Sangkar pun terbuka. sunyi di dalam (hanya selembar surat luka pada bulu-bulu yang puca…

Puisi: Berita Kematian (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Berita Kematian Akhirnya lepas bersama gugur daun Selembar mimpi di luar tidurmu -Tatap pun jadi jauh Men…

Puisi: Konser Jalan Buntu (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Konser Jalan Buntu Kumasuki gang demi gang kecemasan dalam lukisan dinding ruang tidurku. ingin tidur saja: membangun kota sunyi yang terpis…

Puisi: Ruang Kosong (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Ruang Kosong engkau menghapus semua lukisan jendela pada dinding-dinding, aku terasing dan mencari lubang pintu yang tak pernah kau lukiskan. kita be…

Puisi: Ruang Tamu (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Ruang Tamu Waktu meninggalkan jagat semesta aku terperangkap di luar bingkai tidurmu (lukisan dinding yang …
© Sepenuhnya. All rights reserved.