Puisi Joko Pinurbo

Puisi: Kisah Seorang Nyumin (Karya Joko Pinurbo)

Kisah Seorang Nyumin Demonstrasi telah bubar. Kata-kata telah bubar. Juga gerak, teriak, gegap, gejolak. Ta…

Puisi: Surat (Karya Joko Pinurbo)

Surat Surat-surat datang silih berganti, semuanya minta dijawab, segera, kalau bisa hari ini. Konon menulis surat bisa membasmi sepi. Pa…

Puisi: Dokter Mata (Karya Joko Pinurbo)

Dokter Mata Belakangan ini saya banyak mendapat gangguan mata. Apa dan siapa yang saya lihat sering tampak be…

Puisi: Januari (Karya Joko Pinurbo)

Januari untuk NAF Januari yang lusuh datang padaku dengan wajah putih kelabu. "Beri aku tempat perlindungan. Musim begitu ru…

Puisi: Penyanyi yang Pulang Dinihari (Karya Joko Pinurbo)

Penyanyi yang Pulang Dinihari Ia melewati jalan yang sudah bosan menghitung langkahnya. Rambutnya menyimpan kunang-kunang. Matanya ingin m…

Puisi: Misal (Karya Joko Pinurbo)

Misal Misalkan Aku datang ke rumahmu dan kau sedang khusyuk berdoa, akankah kau keluar dari doamu dan membukakan pintu untuk-Ku? 2016 …

Puisi: Mengenang Asu (Karya Joko Pinurbo)

Mengenang Asu Pulang dari sekolah, saya main ke sungai. Saya torehkan kata asu dan tanda seru pada punggung…

Puisi: Ulang Tahun (Karya Joko Pinurbo)

Ulang Tahun Hari ini saya ulang tahun. Usia saya genap 50. Saya duduk membaca di bawah jendela, matahari sedang mekar berbunga. Seorang bo…

Puisi: Sungai (Karya Joko Pinurbo)

Sungai Ibu membekaliku sebuah sungai yang jernih dan berkecipak-kecipak airnya. Sungai itu ditanam di telapak tanganku, mimpi Ibu…

Puisi: Air Mata (Karya Joko Pinurbo)

Air Mata Biarkan hujan yang haus itu melahap air mata yang mendidih di cangkirmu. 2012 Sumber:  Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Pui…

Puisi: Kosong (Karya Joko Pinurbo)

Kosong Rumah masih saja terasa hampa walau sudah kuisi dengan berbagai macam barang berharga. Kamar tamu…

Puisi: Bunga Azalea (Karya Joko Pinurbo)

Bunga Azalea Bunga azalea tumbuh liar di bawah jendela. Mekar, segar, dan bercahaya Bunga paling pacar, paling disayang waktu. Bunga…

Puisi: Rumah Sakit (Karya Joko Pinurbo)

Rumah Sakit Rumah adalah rumah sakit yang paling nyaman dan murah, sebab, kalau mau, kau bisa sakit sepuasmu.…

Puisi: Calon Jenazah (Karya Joko Pinurbo)

Calon Jenazah Dalam pidato pelepasan jenazah bapak tua yang awet muda itu berkata, "Para calon jenazah yang mulia, mari kita ikhlaska…

Puisi: Kunang-Kunang (Karya Joko Pinurbo)

Kunang-Kunang Ketika kecil ia sering diajak ayahnya bergadang di bawah pohon cemara di atas bukit. Ayahnya senang sekali menggendongnya meny…
© Sepenuhnya. All rights reserved.