Puisi Joko Pinurbo

Puisi: Kunang-Kunang (Karya Joko Pinurbo)

Kunang-Kunang Ketika kecil ia sering diajak ayahnya bergadang di bawah pohon cemara di atas bukit. Ayahnya senang sekali menggendongnya meny…

Puisi: Pelajaran Puisi (Karya Joko Pinurbo)

Pelajaran Puisi Ia sering bingung: apa yang harus ia lakukan untuk murid-muridnya saat ia memberikan pelajaran puisi. Susah-susah amat. Ia ben…

Puisi: Doa Malam (Karya Joko Pinurbo)

Doa Malam Tuhan yang merdu terimalah kicau burung dalam kepalaku. 2012 Sumber:  Baju Bulan (2013) Analisis Puisi : Puisi "Doa Mala…

Puisi: Celana (Karya Joko Pinurbo)

Celana  (1) Ia ingin membeli celana baru buat pergi ke pesta supaya tampak lebih tampan dan meyakinkan. Ia telah mencoba seratus model ce…

Puisi: Malam Minggu (Karya Joko Pinurbo)

Malam Minggu Malam minggu, malam para jomblo, malam para penunggu. Pengembara muda duduk gelisah di ber…

Puisi: Telepon Genggam (Karya Joko Pinurbo)

Telepon Genggam Di pesta pernikahan temannya ia berkenalan dengan perempuan yang kebetulan menghampirinya. …

Puisi: Panggilan Pulang (Karya Joko Pinurbo)

Panggilan Pulang Bangun tidur, ia langsung menghidupkan telepon genggam mudah-mudahan ada pesan. Masih ngan…

Puisi: Bola (Karya Joko Pinurbo)

Bola Permainan sudah selesai. Perburuan tak akan usai. Kostum, bendera, spanduk bertebaran di pinggir arena. Ribuan penonton telah pulang men…

Puisi: Keluarga Puisi (Karya Joko Pinurbo)

Keluarga Puisi Aku mendapat tugas mengarang dengan tema keluarga bahagia. Aku siap melaksanakan tugas. Semoga…

Puisi: Hati Jogja (Karya Joko Pinurbo)

Hati Jogja Dalam secangkir teh ada hati Jogja yang lembut meleleh. Dalam secangkir kopi ada hati Jogja yang alon-alon waton hepi. Dalam …

Puisi: Tanda Seru (Karya Joko Pinurbo)

Tanda Seru Seorang penulis duduk termenung di jendela, menunggu peristiwa kecil yang bisa menghibur hatinya. Matanya berbinar melihat seora…

Puisi: Elegi (Karya Joko Pinurbo)

Elegi Maukah kau menemaniku makan? Makan dengan piring yang retak dan sendok yang patah. Makan, menghabiskan hatiku yang pecah. …

Puisi: Calon Jenazah (Karya Joko Pinurbo)

Calon Jenazah Dalam pidato pelepasan jenazah bapak tua yang awet muda itu berkata, "Para calon jenazah yang mulia, mari kita ikhlaska…
© Sepenuhnya. All rights reserved.