Puisi: Pembuat Nisan (Karya Kirdjomuljo) Pembuat Nisan (I) Sekali setahun aku bertanya begitu dia yakin kematian akan selalu tiba begitu dia percaya kematian selalu berpinta Di…
Puisi: Di Pilar Jembatan (Karya Kirdjomuljo) Di Pilar Jembatan Bayangannya kurasakan sampai kepadaku Tetapi temaram cahaya senja Sebersit tak tergenggam Jariku tergantung di antara ada…
Puisi: Buat W.S. Rendra (Karya Kirdjomuljo) Buat W.S. Rendra Ia datang dari daerah mana? Bisa kau jumpa di jalan simpang Bisa berpisah di jalan mati Bisa kau gigit batu berduri Bisa kau t…
Puisi: Memori (Karya Kirdjomuljo) Memori Bukan soalnya aku berharap bukan pula mau berpinta Soalnya tak bisa ku hidup tanpa keindahan keindahan wajah, keindah…
Puisi: Buat H.B. Jassin (Karya Kirdjomuljo) Buat H.B. Jassin Dalam kemenangan terselip kekalahan siapa terlalu memilih akan datang di tanah pasir Dalam kekalahan tersel…
Puisi: Tumpah Darah (Karya Kirdjomuljo) Tumpah Darah Buat Sitor Situmorang (I) Sejuk angin di tanah air tapi membakar serasa api Hijau, rumput di tumpah darah tapi membakar …
Puisi: Sindoro Sumbing (Karya Kirdjomuljo) Sindoro Sumbing Ada kala, yang jarang sekali aku tak bisa lepas dari alam tak bisa melupakan tak bisa mengingkari kenyataan …
Puisi: Serenade (Karya Kirdjomuljo) Serenade Sore hari ini, riang – segar dan lincah Sealun lagu – belum pernah kudengar melanda keningku Datang dengan kedua belah …
Puisi: Rumah Bambu (Karya Kirdjomuljo) Rumah Bambu Di sini aku temukan kau Di sini aku temukan daku Di sini aku temukan hati Terasa tiada sendiri Pandanglah aku, pandanglah ak…
Puisi: Yogyakarta (Karya Kirdjomuljo) Yogyakarta Api yang terpendam kini tengah membakar tumpah darah Merah-api hutan belantara dan laut demi laut Mengucap suara yang tergenggam su…
Puisi: Kapal-Kapal di Pelabuhan (Karya Kirdjomuljo) Kapal-Kapal di Pelabuhan Bukan warnanya meremas hati bukan pula getar layar tapi getarnya menghadapi laut mendesak kebiruan lang…