Puisi Mahatmanto

Puisi: Pantai (Karya Mahatmanto)

Pantai Tidak seorang pun yang mengikuti jejakku jejakku satu-satunya di sepanjang pantai terasing ini jejak yang segera akan hilang …

Puisi: Cinta dan Para (Karya Mahatmanto)

Cinta dan Para Di sini aku mulai melihat harapan pertama di negeri cinta dan para Kulihat kembali cinta yang dulu dikuburkan ibuku …

Puisi: Sentuhan (Karya Mahatmanto)

Sentuhan Aku berjalan meraba-raba menyusuri tembok-tembok pagar-pagar jalanan Bukan karena aku buta bukan karena malam gulita di …

Puisi: Nama dan Air Mata (Karya Mahatmanto)

Nama dan Air Mata Aku menyebut nama-Mu dengan mata berlinang air laut duka Dan mereka pun juga akan menyebut nama-Ku pula denga…

Puisi: Anjing Belang (Karya Mahatmanto)

Anjing Belang Sering kami berjumpa di sini hampir setiap malam hari di malam kelam dan terang kalau aku pergi ke belakang mengamb…

Puisi: Kepada Pujangga Baru (Karya Mahatmanto)

Kepada Pujangga Baru Potongan lama atau baru, mana yang disukai, akan terpakai selagi masih tetap berwujud pakaian Tubuhnyalah yang t…

Puisi: Kepada Pujangga Dunia (Karya Mahatmanto)

Kepada Pujangga Dunia Seperti burung laut, dengan liurnya dibuatnya sarang permai di gua, di tubir pantai tempat diam terletak telu…

Puisi: Antara (Karya Mahatmanto)

Antara Ini satu perasaan sunyi di tengah letusan maharaja alam yang mengembang Keheningan mengenang di tengah keserasian raksasa …

Puisi: Anonim (Karya Mahatmanto)

Anonim Jika aku tahu bahwa aku akan mati dan lenyap serta tak seorang akan mengenang seekor anjing kesayangan pun tidak mengapa…

Puisi: Dari Kota (Karya Mahatmanto)

Dari Kota Teman sepermainan selagi kecil teman mengaji di surau kiai university zaman bahari Sekarang datang membawa mobil pulang…

Puisi: Dilarang Memetik Bunga (Karya Mahatmanto)

Dilarang Memetik Bunga Aku menaruh cemburu kepada tiap orang lalu kalau dipetiknya sekuntum mawar yang merah mengharum. Kutulis di atas papan sederha…

Puisi: Biarkan Lepas! (Karya Mahatmanto)

Biarkan Lepas! Katakanlah, saudara aku layang-layang salah rangkaian ta' dapat melayang tenang di angin sepoi ta' dapat mel…

Puisi: Rizki Jiwa (Karya Mahatmanto)

Rizki Jiwa Ketika aku mulai membujur berbaring di tempat tidur, bisikku: Ya Allah Kuddus berilah aku mimpi yang bagus Dan ketik…

Puisi: Buta dan Kesangsian (Karya Mahatmanto)

Buta dan Kesangsian Buta bersatu dalam gelap – mari kubimbing menuju timur ke kesiangan yang terang – Aku menurut kemana saja d…
© Sepenuhnya. All rights reserved.