Puisi Mansur Samin

Puisi: Pagar Saudara (Karya Mansur Samin)

Pagar Saudara Tersebut di wilayah Angkola jika burung kulik berpulangan ke sarang jejaka seharian kluyuran bertandang sering terucap dari para tua: L…

Puisi: Padangsidempuan (Karya Mansur Samin)

Padangsidempuan ucapkan semua harga dari suara dihadapi pijar resah dalam tiada takutku dan takutmu hasrat yang ramah menyubur jauh dalam …

Puisi: Desatinggal (Karya Mansur Samin)

Desatinggal Memisah puncak luasan segugus kecil jalan semak ke Selatan sampailah kiranya wilayah Angkola lenyap bertahun ditinggal pengemb…

Puisi: Dukacerita di Belukar Senja (Karya Mansur Samin)

Dukacerita di Belukar Senja Beratap awan retak-retak sampailah laskar di pinggir kota mengiring putri Citrarasmi menuju Majapahit bakal …

Puisi: Ratap Ibutua (Karya Mansur Samin)

Ratap Ibutua Sebelum tidur di tumalam ibu tunggu kalian di halaman yang diantar orang dua jenazah sebuah keranda panjang Kalian tingga…

Puisi: Lenyapnya Cinta Si Pengembara (Karya Mansur Samin)

Lenyapnya Cinta Si Pengembara Anak tunggal si Pengembara lama dicari di wilayah utara ke mana hilang, ke mana perginya telah bertahun ting…

Puisi: Delitua (Karya Mansur Samin)

Delitua Bermula hijau binar menyibak angkasa api dari mana berlompatan pengawal istana; Ada gaduh di tempat jauh? Di malam rusuh it…
© Sepenuhnya. All rights reserved.