Puisi Martabat

Puisi: Tikus (Karya Wiji Thukul)

Tikus seekor tikus pecah perutnya terburai isinya berhamburan dagingnya seekor tikus mampus dilindas kendaraan tergeletak di tengah jalan kaki dan ek…

Puisi: Kekalahan yang Menang (Karya A. Munandar)

Kekalahan yang Menang (I) Malam larut, terlanjur kita mengubur nasib berwajah aib. Sepakat dengan derajat, martabat, keha…

Puisi: Orang-Orang Kecil (Karya Sandy Tyas)

Orang-Orang Kecil orang-orang kecil adalah bidak-bidak catur benda permainan tanpa jiwa tanpa martabat mereka bukanlah mah…

Puisi: Aku dan Tuhanku (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Aku dan Tuhanku Tuhan, Kaulahirkan aku, tak pernah kuminta Dan aku tahu, sebelum aku Kauciptakan Berjuta tahun, tak berhingga lamanya, Engkau teru…

Puisi: Martabat Pun Punah (Karya Aspar Paturusi)

Martabat Pun Punah kalian tak kuasa menghalangi kami kami rindu tenteram dan damai kami ingin pepohonan tumbuh rimbun tak ada asap menambah gumpalan …

Puisi: Kepada Saudaraku Orang Melarat (Karya din saja)

Kepada Saudaraku Orang Melarat Sekarang katakan pada mereka, kami penguasa, pemegang amanah kita katakan bahwa kita, orang-orang pemilik keku…
© Sepenuhnya. All rights reserved.