Puisi Remy Sylado

Puisi: Semua Tempat di Kulit Bumi (Karya Remy Sylado)

Semua Tempat di Kulit Bumi Ini waktu sebelum jiwa tinggalkan tubuh kerna tak sate jua zirah kuat menahan …

Puisi: Di Sini Musafir Menghentikan Kelana (Karya Remy Sylado)

Di Sini Musafir Menghentikan Kelana Di sini pelabuhan seorang musafir "Cinta!" Tanggal mesti keperkasaan tiruan Lelaki tak memad…

Puisi: Dua Jembatan, Mirabeau & Asemka (Karya Remy Sylado)

Dua Jembatan: Mirabeau & Asemka Mengapa orang mau dengar Apollinaire Yang berkisah tentang kebohongan dun…

Puisi: Teks Atas Descartes (Karya Remy Sylado)

Teks Atas Descartes Orang Perancis berpikir maka mereka ada. Orang Indonesia tidak berpikir namun t…

Puisi: Stauros (Karya Remy Sylado)

Stauros Bangsa-bangsa Barat telah membuatmu takhayul untuk mengusir setan dengan kesombongan mantra dan seor…

Puisi: Gapura (Karya Remy Sylado)

Gapura Rumah dalam hatiku adalah puri gapura berdiri beragam perlintasan jika ada nyanyian puji di situ bert…

Puisi: Sang Waktu (Karya Remy Sylado)

Sang Waktu Aku ratapi lembar cerita dulu-dulu kerna cinta sejati dalam cita-cita kok kalah dan aku umpati lemb…

Puisi: Oratio Funebris (Karya Remy Sylado)

Oratio Funebris Segala jisim yang sudah ada, baru apa lama sama rapuh di batas resia hail esok-habis dibanc…

Puisi: Doa (Karya Remy Sylado)

Doa TUHAN, beri aku genesis rupa dan teladan-MU kembali dalam makrifatku jangan jadikan aku orang beragam…

Puisi: Api (Karya Remy Sylado)

Api Tuhan dalam datukku adalah api dibakarnya ranjang tempatku tidur dan aku bangun saban detik dalam takut …

Puisi: Tandatanya Hariesok (Karya Remy Sylado)

Tandatanya Hariesok Kalau kita ulat Hidup dalam kepompong Menunggu saatnya menjadi kupu-kupu Mari kita biki…

Puisi: Menggantang Asap Mengukir Langit (Karya Remy Sylado)

Menggantang Asap Mengukir Langit (Nyanyian Sarah, dari adegan 25) Aku seperti seekor pungguk rindukan bulan At…

Puisi: Bakung Putih di Batu (Karya Remy Sylado)

Bakung Putih di Batu Orang-orang yang tidur tidak nyenyak tidurnya tetap bangun hatinya bangunnya kerna c…

Puisi: Bingkai-Bingkai (Karya Remy Sylado)

Bingkai-Bingkai Kita adalah perwujudan, bukan gagasan Lahir dari cermin keindahan yang rusak Oleh kemauan-ke…

Puisi: Slamet Menikam Bininya (Karya Remy Sylado)

Slamet Menikam Bininya Dalam mabuknya karena ludes uangnya di meja judi pertaruhannya Slamet kalap dan gel…

Puisi: Evolusi (Karya Remy Sylado)

Evolusi Hidup ini secara alami memang kejam rumusnya siapa kuat dia hidup di antara hewan manusia yang pali…
© Sepenuhnya. All rights reserved.