Puisi: Dalam Pelayaran di Utara (Karya Remy Sylado) Dalam Pelayaran di Utara Sekali tempo pergilah berlayar ke utara Pasifik di timur laut yang trog memanjang …
Puisi: Nudub Orang Beriman (Karya Remy Sylado) Nudub Orang Beriman Andai kau sampai bimbang Aku bahkan sudah susah. Andai kau sampai susah Aku bahkan su…
Puisi: Cerita tentang Pacuan (Karya Remy Sylado) Cerita tentang Pacuan Aku pilih roda berlapis harkat memulai pacuanku dalam cerita tentang mesti hadir di…
Puisi: Soter (Karya Remy Sylado) Soter Aku sering jadi perahu tanpa layar terpusing-pusing dimainkan gelombang tak tahu jalan pulang ke tan…
Puisi: Yang Hitam Manis (Karya Remy Sylado) Yang Hitam Manis Sewaktu muda ia hitam manis setelah tua hilang manisnya tinggal hitamnya. Sumber: …
Puisi: Presiden (Karya Remy Sylado) Presiden Presiden pertama bermain mata dengan komunis. Presiden kedua bermain mata dengan kapitalis. …
Puisi: Dalam Suka dan Duka (Karya Remy Sylado) Dalam Suka dan Duka (nyanyian Kiai Ebun dan Budak-Budak) Adakah kau saksikan gemintang Atau guruh yang dahsyat di angkasa Meminta ampun kep…
Puisi: Warna-Warni Perjanjian (Karya Remy Sylado) Warna-Warni Perjanjian Hitam badannya? Irian Hitam cuacanya? Malam Biru darahnya? Bangsawan Biru gunungnya? …
Puisi: Anjing (Karya Remy Sylado) Anjing Kalau kau memujiku awet muda kau menyamakan aku bagai anjing Sebab anjing dari kecil sampai tua wa…
Puisi: Tamasya dalam Gelap (Karya Remy Sylado) Tamasya dalam Gelap Kita tak pandai lagi membedakan Ketakutan dalam bicara atau bicara dalam takut Mengadakan yang tiada atau meniadakan yan…
Puisi: Zaman Azab (Karya Remy Sylado) Zaman Azab Zamanku dipenuhi azab roh terkilir dalam perjalanan ke surga diganggu hasrat mencintai serba bendawi. Apa perlu memakai zirah …
Puisi: Junjungan (Karya Remy Sylado) Junjungan Belajarlah dari tarikh tak dengar itu ramalan cuaca terlambat datang matari pagi ini awan hitam mogok seperti lagi ngambek tak …
Puisi: Bunaken (Karya Remy Sylado) Bunaken Berhenti, kasih waktu pada sederet rasa Mereka yang bilang ada Tuhan atau mereka yang menyangkali Dia sama-sama mengenal arti warn…
Puisi: Berjaga-jaga (Karya Remy Sylado) Berjaga-jaga Saat menjelang tidur adalah pelajaran pasrah batin yang menanggung lapar, diancam gamang kalau matari besok tak hadir di jala ma…
Puisi: Dasa Prastawa (Karya Remy Sylado) Dasa Prastawa Berikan alkohol kepada peminum Ia telah mati sebelum meninggal. Bukan saat lapar timbul ide…
Puisi: Pragalba (Karya Remy Sylado) Pragalba Di rumah mewah orang Nasrani kulihat Isa Almaseh ditangkap diusir lewat pintu belakang Ia kembali di pintu depan Mengetuk, &q…
Puisi: Sajak Puntung (Karya Remy Sylado) Sajak Puntung Pikiran tua yang kedaluwarsa adalah puntung di dalam asbak. Orang mengenali perokoknya perempuan kerna merah lipstik membeka…