Puisi Rindu

Puisi: Silhuet (Karya Gunoto Saparie)

Silhuet termangu di pinggir jendela, di waktu senja kunikmati angin semesta, dalam redup cuaca lalu sunyi pun luruh, mengendap dalam kelam tak ada su…

Puisi: Derau Rindu (Karya Ita Dian Novita)

Derau Rindu dalam ceruk kemarau rinduku berderau di dermaga melabuhkan kapal kapal tanpa nahkoda tali tali waktu telah ditambatkan hanya kebekuan yan…

Puisi: Mata Air Karang Rindu (Karya Tjahjono Widarmanto)

Mata Air Karang Rindu Engkau mata air itu Segala rindu tinggal di dasar malam ingatkan sunyi adalah ke dalam sujud kuteguk ma…

Puisi: Setitik Harapan (Karya Diah Hadaning)

Setitik Harapan Setitik harapan kusandarkan di celah noda menjadi bajak bijaksana mengolah tanah persawahan tua menjadi lahan subur di sit…

Puisi: Sebelum Rindu Tiba (Karya Jun Desember)

Sebelum Rindu Tiba aku ingin tetap memiliki rindu sekalipun kita telah tinggal serumah; misalnya aku di ruang tamu, kau di dapur atau kau di halaman …

Puisi: Bulan Kuhapus dan Perasaan Rindu Menindasku (Karya Bambang Sarwono)

Bulan Kuhapus Dan Perasaan Rindu Menindasku Karena Aku Mengenangmu sejumlah kata-kata tak juga dapat aku rangkaikan untuk melukiskan berahi cintaku, …

Puisi: Sungai (Karya Joko Pinurbo)

Sungai Ibu membekaliku sebuah sungai yang jernih dan berkecipak-kecipak airnya. Sungai itu ditanam di telapak tanganku, mimpi Ibu…

Puisi: Rindu Adalah (Karya Firman Fadilah)

Rindu Adalah Rindu adalah sebongkah es yang menguap seolah terbang jauh, tetapi airnya jatuh dan deras menghujani Rindu adalah jangka yang tak kuasa …

Puisi: Seorang Suami Rindukan Isterinya (Karya Zakaria M. Passe)

Seorang Suami Rindukan Isterinya Kakek tua jalan terbungkuk-bungkuk berkaca mata meniting bayam di tangannya untuk lauk berdua. Nenek tua di rumahnya…

Puisi: Rindu (Karya Ita Fatia)

Rindu Lamunku tetap saja, tak seindah hari kemarin Biar saja halu melalu Tapi sebaiknya, jangan tentang keelokanmu yang menari di jantungku, Rasa in…

Puisi: Rindu dan Ombak (Karya Theoresia Rumthe)

Rindu dan Ombak rindu bagai lengan ibu hangat sekaligus iba rentangnya yang luas membuatmu tak menginginkan pelukan lain rindu bagai ombak-ombak ting…

Puisi: Nokturno (Karya Acep Zamzam Noor)

Nokturno Untukmu kunyanyikan lagu rinduku malam ini Dengan musik yang tenang kulayari gelombang pasang Kau tahu, betapa hening bunyi yang di…

Puisi: Di Sini (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Sini Sesaat, sepi yang luruh mengurapi Rambutmu. Malam tanpa bingkai Telanjang berbeban sunyi dan rindu Padamu kutambatkan kereta waktu…

Puisi: Serenada Hijau (Karya W.S. Rendra)

Serenada Hijau Kupacu kudaku. Kupacu kudaku menujumu. Bila bulan menegurkan salam dan syahdu malam bergantung di dahan-dahan. …

Puisi: Malam Rindu (Karya Joko Pinurbo)

Malam Rindu Malam Minggu. Hatiku ketar-ketir. Ku tak tahu apakah demokrasi dapat mengantarku ke pelukanmu dengan cara seksama dan dalam te…
© Sepenuhnya. All rights reserved.