Puisi: Doa (Karya Rini Intama) Doa Tiba-tiba kota seperti mati sunyi Pohon ikut diam dan langit berkabut Tak dia temukan catatan di rongga da…
Puisi: Seribu Doa di Tanah Siak (Karya Rini Intama) Seribu Doa di Tanah Siak Sejarah meninggalkan kisahnya sendiri Dalam doa subuh dan batu-batu tasbih yang berjatuhan Di tanah Siak Ada bingkai-bingkai…
Puisi: Hikayatmu (Karya Rini Intama) Hikayatmu : Hang Tuah Tuan, aku ingin jadi pendoa bagi kisahmu Ketika kau berkata, Tak hilang Melayu di dunia Akulah pengelana yang menunggu musim da…
Puisi: Surat Akar pada Daun (Karya Rini Intama) Surat Akar pada Daun Aku masih mendengar suara terngiang dari rumahmu, saat butiran hara sulit sekali kutemukan di jantung bingar suara orang berdoa …
Puisi: Tanpa Suara (Karya Rini Intama) Tanpa Suara Kerontang jiwa, kerontang raga tatap kosong melompong menggadai rindu tak bergejolak tertikam …
Puisi: Aku dan Kataku (Karya Rini Intama) Aku dan Kataku Aku dan kata mencintaimu, menyelinap di antara syair-syair mengalir bersama butir-butir pasir laut, bukankah sama seperti ketika men…
Puisi: Hujan (Karya Rini Intama) Hujan Sang hujan mematut diri sebagai kelayakan dalam cermin usang dan coreng warna jelaga Langit tetap meme…
Puisi: Tanah Kita (Karya Rini Intama) Tanah Kita Kita sudah mulai menua, sama tua dengan tanah kita berjenjang waktu Kidungku menggelombang rind…
Puisi: Buat Sahabat (Karya Rini Intama) Puisi buat Sahabat di sana kau menulis dunia seperti menoreh sejarah tak sengaja bagaimana penamu bicara jenaka penuh tawa ah... menabur pesona-peson…
Puisi: Sajak Kematian (Karya Rini Intama) Sajak Kematian Kelam menggenggam cekam tapi gumpalan awan menyemai damai ketika jingga senja menebar atau suara f…
Puisi: Sajak Nelayan Tua (Karya Rini Intama) Sajak Nelayan Tua Lelaki itu Nelayan tua mengeja hari mengusap wajah membisik kalimat lirih maaf pada seluru…
Puisi: Sabar (Karya Rini Intama) Sabar Sabar adalah ketika mengulir kata di tepian batu memipih bulir embun di gelombang kelopak mawar Sabar adalah ketika meremang malam ya…
Puisi: Tuhan Tak Marah (Karya Rini Intama) Tuhan Tak Marah Ketika aku marah seperti sempurnanya Tuhan meredam amarah karena Tuhan tak marah. Tuhan ta…
Puisi: Gemuruh (Karya Rini Intama) Gemuruh Tanah, pasir-pasir, debu-debu gemuruh angin menyapu luka Tak peduli suara indah berlumur madu …