Puisi: Kembali ke Afrika (Karya Saini KM) Kembali ke Afrika Deru genderang, debum tumba gempita dalam relung-relung purbani di kalbu dan dalam mimpi leluhur yang berguncang bersama …
Puisi: Soneta Merah Jambu (Karya Saini KM) Soneta Merah Jambu Dua impian melayang di udara bersatu dan memberat, lalu jatuh di atas bumi, jatuh dan buyar di atas batu. Dua titik …
Puisi: Percakapan Dua Orang Ibu (Karya Saini KM) Percakapan Dua Orang Ibu Sekuntum bunga liar, bapaknya angin lalu, kaupetik dengan durinya, dengan durinya Siapa mengusap lukamu nanti, darah…
Puisi: Marsinah (Karya Saini KM) Marsinah Jangan lupakan saya, jangan disobek lembar sejarah yang bersimbah darah. Saya mati dan makin dalam terkubur waktu, namun ingat. Say…
Puisi: Dewi Sartika (Karya Saini KM) Dewi Sartika Kuntum yang berkembang dalam sepi Di pinggir jalan tempat sejarah lewat Akankah ia hanya menyebar wangi Pada angi…
Puisi: Bendera Darah dan Air Mata Kami (Karya Saini KM) Bendera Darah dan Air Mata Kami Telah kami pertahankan bagimu suatu ruang di langit Berkibarlah s'lalu! lambailah angkatan-angkatan yang ak…
Puisi: Pada Suatu Hari (Karya Saini KM) Pada Suatu Hari Arif tertembak mati. Kata seorang mahasiswa kepada kawannya, di Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, pada suatu hari. Udara tib…
Puisi: Surat Bertanggal 17 Agustus 1946 (Karya Saini KM) Surat Bertanggal 17 Agustus 1946 Kami sambut fajar kami dengan cara tersendiri: Tenggorok perunggu serak memaki-maki angkasa hitam yang gemet…
Puisi: Rumah Cermin (Karya Saini KM) Rumah Cermin Sebuah rumah cermin dan kita terperangkap di dalamnya Sosok dan wajah pecah bertabur dalam bingkai dan warna beribu kaca. Janga…
Puisi: Selain Cahaya Matamu (Karya Saini KM) Selain Cahaya Matamu Saya tidak punya apa-apa lagi, selain cahaya matamu memandang pada nasibku. Nabi-nabi lahir dan disalib dalam riwayat hi…
Puisi: Seorang Insinyur di Puncak Bukit (Karya Saini KM) Seorang Insinyur di Puncak Bukit "Ya. Sejuta jembatan akan melintasi sungai-sungai dan lembah ini. Tangan kita akan menyambungkan rel-re…
Puisi: Sisyphus (Karya Saini KM) Sisyphus Sisyphus mendorong batu ke puncak gunung dan batu kembali ke jurang menggelundung. Bolak-balik beribu tahun: beribu tahu…
Puisi: Sang Penyair (Karya Saini KM) Sang Penyair Sepi telah memanggilku untuk mengembara di batas kini dan nanti, malam dan pagi; mendengar bintang bernyanyi, bulan bermimpi. …