Puisi Saini KM

Puisi: Rumah Cermin (Karya Saini KM)

Rumah Cermin Sebuah rumah cermin dan kita terperangkap di dalamnya Sosok dan wajah pecah bertabur dalam bingkai dan warna beribu kaca. Janga…

Puisi: Sang Penyair (Karya Saini KM)

Sang Penyair Sepi telah memanggilku untuk mengembara di batas kini dan nanti, malam dan pagi; mendengar bintang bernyanyi, bulan bermimpi. …

Puisi: Sisyphus (Karya Saini KM)

Sisyphus Sisyphus mendorong batu ke puncak gunung dan batu kembali ke jurang menggelundung. Bolak-balik beribu tahun: beribu tahu…

Puisi: Bandung (Karya Saini KM)

Bandung (1) Ada seribu satu alasan untuk meninggalkan rumah : Padang terbuka di kaki langit atau biru laut Gelombang demi gelombang…

Puisi: Dewi Sartika (Karya Saini KM)

Dewi Sartika Kuntum yang berkembang dalam sepi Di pinggir jalan tempat sejarah lewat Akankah ia hanya menyebar wangi Pada angi…

Puisi: Wasiat Seorang Ayah (Karya Saini KM)

Wasiat Seorang Ayah Kereta impian, jembatan bianglala, kemanakah kami telah dibawanya? Orang-orang tidur yang tak tahu diri bergulat berebut awan dal…

Puisi: Rindu (Karya Saini KM)

Rindu Kata-kata bermimpi tentang diri mereka sendiri dan jadi lebih cantik, lebih berwarna-warni. Sementara kita kusut tergesa, d…

Puisi: Priangan (Karya Saini KM)

Priangan Di sini tinggal bangsa petani Hati berakar di dalam bumi Sedang kali kehidupan Berhulu di kubur leluhur. Di sini lah…

Puisi: Kepada Penyair Muda (Karya Saini KM)

Kepada Penyair Muda (1) Sebelum tintamu menjadi darah, kata-kata akan tetap sebagai bunyi; kebisingan lain di tengah hingar-bingar dunia: Der…

Puisi: Kepada Perempuan yang Sedang Tidur (Karya Saini KM)

Kepada Perempuan yang Sedang Tidur Mawar bibirmu, sejauh dahaga tubuh, menyejukkan dengan madu gaibnya. Namun kita kembali berpisa…

Puisi: Pak Guru Acil (Karya Saini KM)

Pak Guru Acil Bagai pohon ranggas pada usia dua delapan Guru Acil tegar berdiri di depan kelas. Dengan sabuknya ia kendalikan pe…

Puisi: Di Padang Arafah (Karya Saini KM)

Di Padang Arafah Pertemuan antara kita, Tuhanku, tak pernah resmi Pertengkaran paling sengit dan rujuk paling mesra Biasanya ter…
© Sepenuhnya. All rights reserved.