Puisi: Petunjuk Sutradara (Karya Subagio Sastrowardoyo) Petunjuk Sutradara Waktu adalah faktor penting dalam permainan. Waktu menguasai irama pada gerak, pada pertemuan dan percakapan. Waktu me…
Puisi: Salju (Karya Subagio Sastrowardoyo) Salju Asal mula adalah salju sebelum tercipta Waktu sentuhan perawan seringan kenangan adalah semua yang disebut bumi dan udara terus bic…
Puisi: Nyanyian Ladang (Karya Subagio Sastrowardoyo) Nyanyian Ladang Kau akan cukup punya istirah Di hari siang. Setelah selesai mengerjakan sawah Pak tani, jangan menangis Kau akan cukup pun…
Puisi: Asmaradana (Karya Subagio Sastrowardoyo) Asmaradana Sita di tengah nyala api tidak menyangkal betapa indah cinta berahi Raksasa yang melarikanny…
Puisi: Rindu (Karya Subagio Sastrowardoyo) Rindu Rumah kosong Sudah lama ingin dihuni Adalah teman bicara; Siapa saja atau apa Jendela, kursi Atau bunga di meja Sunyi, menyayat sep…
Puisi: Senja (Karya Subagio Sastrowardoyo) Senja Aku tak tahan melihat senja Kututup daun pintu supaya tak tembus sinarnya Saat paling baik adalah bera…
Puisi: Tamu (Karya Subagio Sastrowardoyo) Tamu Lelaki yang mengetuk pintu pagi hari sudah duduk di ruang tamu. Aku baru bangun tidur. Tapi rupanya ia…
Puisi: Berilah Aku Kota (Karya Subagio Sastrowardoyo) Berilah Aku Kota Pemandangan berulang selalu. Kabut tipis mengambang di atas dusun. Air gemercik terbentur d…
Puisi: Hotel (Karya Subagio Sastrowardoyo) Hotel (1) Kita bisa berhenti dan pesan satu kamar Kita ingin lupa kita sudah tua dan punya anak lima orang Dinding di sini cukup …
Puisi: Keharuan (Karya Subagio Sastrowardoyo) Keharuan Aku tak terharu lagi sejak bapak tak menciumku di ubun. Aku tak terharu lagi sejak perselisihan tak selesai dengan ampun…
Puisi: Perpisahan (Karya Subagio Sastrowardoyo) Perpisahan Baik sebelum meninggalkan pertemuan memadamkan api puntung rokok dan diputuskan perundingan dekat ambang pintu, sebab kadang-kadang kita m…
Puisi: Pembicaraan (Karya Subagio Sastrowardoyo) Pembicaraan (1) Di mana berakhir pembicaraan? Di ruang dalam atau jauh di larut malam atau waktu duduk belunj…
Puisi: Juga Waktu (Karya Subagio Sastrowardoyo) Juga Waktu Kita tak pernah memiliki Rumah yang kita diami semusim telah dituntut kembali Dan tanah yang kita pijak makin larut dalam p…
Puisi: Simfoni (Karya Subagio Sastrowardoyo) Simfoni (1) (1957) Aku menunggu suara murni dalam nada sebuah simfoni bisaku hanya menunggu sedang malam…