Puisi: Sunyi (Karya Amir Hamzah) Sunyi Kuketuk pintu masaku muda hendak masuk rasa kembali taman terkunci dibelan pula tinggallah aku sunyi sendiri. Kudatang…
Puisi: Selebihnya Sunyi (Karya Gunoto Saparie) Selebihnya Sunyi selebihnya adalah sunyi setelah gemuruh lautan di batin reda selebihnya malam hening cuma tak ada kata-kata, angin pun henti ketika …
Puisi: Sunyisunyi Sunyi Sajak (Karya Ibrahim Sattah) Sunyisunyi Sunyi Sajak bungabunga bungabunga sunyi sudah di sana sunyi yang tak sunyi sunyisunyi sunyi sajak sunyi chairi…
Puisi: Ibadah Semak-Semak (Karya Dorothea Rosa Herliany) Ibadah Semak-Semak Kukubur harapan yang koyak, dalam badai kesunyian batinku. pada sebuah bukit semak-semak merimbun. di seberang sungai: i…
Puisi: Orkestra Bunga Gugur (Karya Dorothea Rosa Herliany) Orkestra Bunga Gugur Akhirnya hanya kesunyian yang kuterima dari bingkai lukisan. Pada dinding itu -tak ada…
Puisi: Lambaian-Lambaian Sunyi (Karya Linus Suryadi AG) Lambaian-Lambaian Sunyi lambaian-lambaian sunyi langit kelabu abadi senandung senandung duka lambaian-lambaian sunyi langit kelabu abadi adalah kehid…
Puisi: Senyap Penghujan (Karya Sapardi Djoko Damono) Senyap Penghujan (1) ( : Rendra ) Senyap mengendap-endap dan hinggap di ranting itu. Seekor burung mematuknya …
Puisi: Sunyi yang Lebat (Karya Sapardi Djoko Damono) Sunyi yang Lebat sunyi yang lebat: ujung-ujung jari sunyi yang lebat: bola mata dan gendang telinga sunyi yang lebat: lidah dan lu…
Puisi: Sunyi di Dalam Poci (Karya Kurniawan Junaedhie) Sunyi di Dalam Poci Sunyi menemaniku di dalam kedai kopi yang sibuk itu. Penunggu kedai menyorongkan poci beserta cangkir ke dekat asbakku. K…
Puisi: Orkes Sunyi (Karya Dorothea Rosa Herliany) Orkes Sunyi Kumasuki taman lengang dengan ruh dan luka-luka bermekaran dalam pot tak berwarna. kematian, musik- musik paling fana. perja…
Puisi: Taman yang Sunyi (Karya Dorothea Rosa Herliany) Taman yang Sunyi Aku sudah amat letih memandangi gaun-Mu di atas bangku taman itu. berkali-kali kuketuk pintu taman, Kau tak membukakannya. …
Puisi: Memasuki Sunyi (Karya Kriapur) Memasuki Sunyi Memasuki sunyi, kulihat kota Terayun di udara Dan di pagi sedingin itu, kau menangis lagi Kabut belum luruh Air matamu ja…
Puisi: Membaca Bahasa Sunyi (Karya Isbedy Stiawan ZS) Membaca Bahasa Sunyi Seperti kayu aku ikhlas dibakar dari waktu ke waktu. tubuhku hitam menjadi arang. Lebur dalam bara dan abu di dasar …
Puisi: Rindu (Karya Subagio Sastrowardoyo) Rindu Rumah kosong Sudah lama ingin dihuni Adalah teman bicara; Siapa saja atau apa Jendela, kursi Atau bunga di meja Sunyi, menyayat sep…