Puisi Sunyi

Puisi: Lagu Musim Panas (Karya Agus R. Sarjono)

Lagu Musim Panas Di sunyi nasib dekapan musim panasmu cuma yang bisa menyuburkan kembali kerontang padang, gersang kata-kata yang mengga…

Puisi: Di Depan Pintu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Di Depan Pintu Di depan pintu: bayang-bayang bulan terdiam di rumput. Cahaya yang tiba-tiba pasang mengajak…

Puisi: Di Ujung Dago (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Ujung Dago Sunyi mengalunkan lagu Pun segala jemu. Semilir angin mengurapi rabu Ketika langkahku kehilangan tuju Di antara pohon-pohon …

Puisi: Di Sini (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Sini Sesaat, sepi yang luruh mengurapi Rambutmu. Malam tanpa bingkai Telanjang berbeban sunyi dan rindu Padamu kutambatkan kereta waktu…

Puisi: Penjara (Karya Acep Zamzam Noor)

Penjara Aku ngembara keluar masuk sepi sepiku sepimu yang fana Aku ngembara keluar masuk hati hat…

Puisi: Membangun Kota Sunyi (Karya Moh. Wan Anwar)

Membangun Kota Sunyi maafkan keputusanku, dik: hengkang dari kota gelisah menyeret sisa-sisa pertemuan. Barangkali ada yang berharga untuk kujadikan …

Puisi: Lubang Kopi (Karya Joko Pinurbo)

Lubang Kopi Jam tiga pagi Waktu Indonesia Bagian Kopi lampu tidur di matanya menyala kembali. Hujan tinggal bekas dan kopi sudah menjadi miras…

Puisi: Siapakah yang Berkata-kata dalam Diriku (Karya R.S. Rudhatan)

Siapakah yang Berkata-kata dalam Diriku antara aku dan kau adakah sebelumnya sunyi namaku ketika ada dalam ruangmu dan kata belum lagi ada kemudian s…

Puisi: Jalan Menuju Rumahmu (Karya Acep Zamzam Noor)

Jalan Menuju Rumahmu Jalan menuju rumahmu kian memanjang Udara berkabut dan dingin subuh Membukus perbukita…

Puisi: Kasidah Sunyi (Karya Acep Zamzam Noor)

Kasidah Sunyi (1) Kepada sunyi Jagalah napasku Agar tidak berbunyi Peliharalah tubuhku Agar tidak ikut pergi Lemparkan aku Ke lembah Biarkan sendiri …

Puisi: Awal Kata (Karya Acep Zamzam Noor)

Awal Kata Lentik sunyi di ujung alismu Detak rindu di palung jantungku 2014 Sumber: Berguru kepada Rindu (2017) Analisis Puisi: Puisi “Awal Kata” mer…

Puisi: Kidung Akhir Tahun (Karya Slamet Sukirnanto)

Kidung Akhir Tahun Seorang tua jalan sendiri Meninggalkan gerbang duniawi Tak ada yang lain, kecuali pergi Lewat jalan akhir dan sunyi! …

Puisi: Di Gunung Lokon (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Gunung Lokon Sebuah resonansi Digetarkan cahaya pagi Ujung dari doa yang murung mengendap di keheninga…
© Sepenuhnya. All rights reserved.