Puisi: Di Mana Kamu, De'Na? (Karya W.S. Rendra) Di Mana Kamu, De'Na? (Puisi Mengenang Tsunami Aceh 2004) Akhirnya berita itu sampai kepada saya: Gelombang tsunami setinggi …
Puisi: Renungan Tua (Karya Diah Hadaning) Renungan Tua (1) Laut temaram muram di bawah hujan perahu sepi mengapung sendiri jauh pesisir dari taksir ada yang menggelepar di k…
Puisi: Kesaksian (Karya Maskirbi) Kesaksian Orang-orang bersumpah, menyaksikan bencana lalu menyimpan dendam di dada yang terluka. Di langit yang berdarah. Orang-orang menangis sa…
Puisi: Mengenang Pantai Meulaboh Dilanda Tsunami (Karya Sitor Situmorang) Mengenang Pantai Meulaboh Dilanda Tsunami Seperti ledakan bencana alam purba Tsunami itu tak disangka bangkit me…
Puisi: Wajah Kota Penuh Lumpur (Karya Pramesetya Aniendita) Wajah Kota Penuh Lumpur Air meminum rumahku, hingga atap tenggelam ke tenggorokan langit, jam dinding berenang mundur, menertawakan waktu yang karam.…
Puisi: Yang Tergenggam dan Yang Hilang (Karya Maskirbi) Yang Tergenggam dan Yang Hilang Telah lepas berbagai kata Menyapa matahari Telah bermanik kata Menatap cakra…
Puisi: O Amuk Hujan (Karya Firman Fadilah) O Amuk Hujan O amuk hujan kaukisahkan sesuatu yang tak sempat disampaikan bumi dengan bahasa manusia. Air tumpah dari langit seperti tangis, seme…
Puisi: Dalam Masa Gelap Anakku (Karya Mawie Ananta Jonie) Dalam Masa Gelap Anakku Dalam masa gelap anakku apa yang bisa kita kerjakan, aku berharap kalau jejak langkah y…
Puisi: Selamatkan Dirimu (Karya Aspar Paturusi) Selamatkan Dirimu dapatkah engkau merangkul hening ketika sendiri melangkah ke kamar sementara badai mengamuk di luar bagai…
Puisi: Numpang Perahu Nuh (Karya Dorothea Rosa Herliany) Numpang Perahu Nuh Aku selalu tidur di atas perahu Nuh. melambung dalam riak kata-kata dan legenda. kebahagiaan ada di pucuk mimpi. Send…
Puisi: Seabad Merdeka (Karya Aspar Paturusi) Seabad Merdeka seabad proklamasi, masihkah ada dirayakan di seluruh nusantara? masih negara kesatuan namamu? atau sudah ada sekian negara…
Puisi: Ketika Burung Merpati Sore Melayang (Karya Taufiq Ismail) Ketika Burung Merpati Sore Melayang Langit akhlak telah roboh di atas negeri Karena akhlak roboh, hukum tak tegak berdiri Karena hukum tak t…
Puisi: Untuk Duka Aceh (Karya Medy Loekito) Untuk Duka Aceh Ombak sepi Menggapai mesjid Alpa mengucap salam. Januari, 2005 Analisis Puisi : Puisi &q…