Puisi: Khayalan untuk Nenekku (Karya Nersalya Renata) Khayalan untuk Nenekku ( 1 ) selembar uang plastik : cukup untuk membayar tagihan telepon. listrik, dan belanja-belanji 30 tahun kedepan. Kh…
Puisi: Pulanglah Nang (Karya Wiji Thukul) Pulanglah Nang pulanglah nang jangan dolanan sama si kuncung si kuncung memang nakal nanti bajumu kotor lagi disirami air selokan pulanglah nang nant…
Puisi: Ruang Tunggu (Karya Sapardi Djoko Damono) Ruang Tunggu Ada yang terasa sakit di pusat perutnya ia pun pergi ke dokter belum ada seorang pun di ruang tunggu beberapa bangku panjan…
Puisi: Pergi ke Dokter (Karya Darwanto) Pergi ke Dokter Sakit di badannya kian tambah berpusat Lelaki itu pun pergi ke dokter untuk memeriksakan kesehatannya di ruang tunggu dari kejauhan t…
Puisi: Sakit (Karya Karsono H. Saputra) Sakit ibu guru, maafkan aku pe-er belum selesai kukerjakan dan sekarang tak bisa mengikuti pelajaran kemarin dokter bilang aku harus minum obat dan h…
Puisi: Jangan Cari Dokter (Karya Isbedy Stiawan ZS) Jangan Cari Dokter Aku sakit, jangan cari dokter. 23-26 Mei 2010 Analisis Puisi: Puisi "Jangan Cari Dokter" karya Isbedy Stiawan Z…
Puisi: Penyair, Buah Apel, dan Dokter yang Cantik (Karya Hasan Aspahani) Penyair, Buah Apel, dan Dokter yang Cantik (: M Aan Mansyur) PADA suatu pagi, dia menjelma jadi burung kecil Lalu ia terbang dan hingg…
Puisi: Dokter Mata (Karya Joko Pinurbo) Dokter Mata Belakangan ini saya banyak mendapat gangguan mata. Apa dan siapa yang saya lihat sering tampak be…
Puisi: Dokter Muwardi (Karya Sides Sudyarto D. S.) Dokter Muwardi - 1948 Kau berjiwa pandu pengasih penyayang sesama insan Kau berjiwa pemimpin setia mengabdi negara Kau berjiwa prajurit perwira sejat…
Puisi: Dr. Ciptomangunkusumo (Karya Sides Sudyarto D. S.) Dr. Ciptomangunkusumo - 1943 Dokter, kau adalah penyelamat anak-anak pribumi perawat penyakit yang menimpa rakyat jelata Kau curahkan cinta kasihmu d…
Puisi: Wahidin Sudirohusodo (Karya Sides Sudyarto D. S.) Wahidin Sudirohusodo Dokter Wahidin Sudirohusodo Kau selalu termenung muram Meratapi nasib bangsamu nan miskin Sengsara, karena terjajah Belanda Terk…