Puisi Tentang Gunung

Puisi: Gunungbatu (Karya Wiji Thukul)

Gunungbatu gunungbatu desa yang melahirkan laki-laki kuli-kuli perkebunan seharian memikul kerja setiap pagi makin bungkuk dijaga mandor dan traktor …

Puisi: Kepada Pendaki Puncak Tinggi (Karya Sitor Situmorang)

Kepada Pendaki Puncak Tinggi Di udara biru, 5000 meter di atas laut, Pendaki tegak. Sosoknya hitam, Bertira…

Puisi: Gunung Sakarini (Karya F. Rahardi)

Gunung Sakarini 1. Malam Hari: bagai cahaya pecah di jelaga seperti pancaran obor di lapangan sebuah desa kecil mengertap di gigirmu …

Puisi: Satu Mei di Gunung (Karya Agam Wispi)

Satu Mei di Gunung kecil motor ini dicengkam gunung nganga jurang, tapi kutahu pulang dan pergi ada yang menunggu pesta tugas suara gong jabat-salam …

Puisi: Jalan Melintas Gunung (Diterjemahkan oleh Mochtar Lubis)

Jalan Melintas Gunung (Dari Nyanyian Doa-Doa Pueblo dan Navajo) Lewat batu karang lahar, pohon yucca berbunga kaku. Di dalam sebuah lobang dibuat unt…

Puisi: Antara Tragedi dan Parodi (Karya Diah Hadaning)

Antara Tragedi dan Parodi (1) Dalam langkah mencari antara dua gunung orang-orang bingung orang-orang yang mbilung orang-orang yang limb…

Puisi: Das kalte Herz (Karya Ayatrohaedi)

Das kalte Herz Kabut pegunungan menutup lembah suram cahya matari di danau bawah Kabut pegunungan menutup lembah dingin ha…

Puisi: Di Kaki Gunung (Karya Mozasa)

Di Kaki Gunung Hawa meresap ke urat sarap membawa wangi bunga-bungaan diiring kabut tipis melayap enggan ke gunung merayu hutan. Angin lembut membuai…

Puisi: Putri Gunung Naga (Karya Subagio Sastrowardoyo)

Putri Gunung Naga berulang setiap pagi putri gunung naga — seperti dalam cerita (atau dalam mimpi?) — belukar mata terhindar di belakang ku…

Puisi: Sepanjang Gunung Sahari (Karya Ajip Rosidi)

Sepanjang Gunung Sahari Kami lupakan lapar dengan perempuan Bersusu hitam: daki dan mentari Kami lupakan kesibukan kota Derum mobil dan kapa…

Puisi: Ular Gunung (Karya Ook Nugroho)

Ular Gunung : Gao Xing Jian Ada yang menamakan kami Naga Lima Langkah Sebab demikian pintar kami                     Meracik bisa Seakan iblis sendir…

Puisi: Penunggu Gunung Berapi (Karya W.S. Rendra)

Penunggu Gunung Berapi Awan sepotong bulan sepotong, rindu dipantulkannya di tanah tinggi bukit-bukit batu di asing kerja sebuah pe…

Puisi: Sejarum Peniti, Sepunggung Gunung (Karya Taufiq Ismail)

Sejarum Peniti, Sepunggung Gunung Puisi punya kepentingan besar terhadap bertrilyun daunan yang terpasang tepat…
© Sepenuhnya. All rights reserved.