Puisi: Wanita dari Lampadang (Karya L.K. Ara) Wanita dari Lampadang Ada seorang wanita dari Lampadang Rumah dan kampungnya dibakar Lalu ia menyingkir ke hutan rimba Ketika remaja Ia bukan gadis m…
Puisi: Tentang Pahlawan dan Kemerdekaan (Karya Husni Djamaluddin) Seorang Anak Muda Masa Kini Menulis Puisi t entang Pahlawan Dan Kemerdekaan bagaimana kalian mengendap dalam gelap malam di lereng strategis sebuah …
Puisi: Andai Kita Dipenjara (Gubahan Abdul Hadi WM) Andai Kita Dipenjara Andai kita dikerangkeng dalam penjara terpisah jauh dari sanak dan keluarga tak bisa …
Puisi: Restumu Ibu untuk Perjuanganku (Karya Agus G. Budianto) Restumu Ibu untuk Perjuanganku Dia duduk di sudut bangku Terdiam membisu bukan untuk melamun Dia duduk di sudut bangku untuk merenung Tentang apa yan…
Puisi: Akibat (Karya Bahrum Rangkuti) Akibat Aku masuk penjara komunis atau gerakan rahasia bersama Anwar dan Ramli kami banyak menahan gentar di sekitar darah dan mati da…
Puisi: Belajar Menghargai Hak Asasi Kawan (Karya Remy Sylado) Belajar Menghargai Hak Asasi Kawan Jika laki mahasiswa ya perempuan mahasiswi. Jika laki saudara ya perempuan saudari. …
Puisi: Bunga-Bunga Jatuh Bertaburan (Karya Mochtar Lubis) Bunga-Bunga Jatuh Bertaburan Dalam kamarku yang kecil ini Dalam penjara kecil di jalan bernama palsu Keagungan datang angin dari Makassar datang angi…
Puisi: Hati Nurani (Karya Sandy Tyas) Hati Nurani entah, sudah berapa lama saudara, sudah berapa lama kita senantiasa diam, senantiasa diam terkadang campur aduk pengertian apa ini kebija…
Puisi: Almamater (Karya Taufiq Ismail) Almamater Di depan gerbangmu tua pada hari ini Kami menyilangkan tangan, ke dada kiri Tegak tengadah menatap menatap bangunanmu …
Puisi: Marsinah (Karya Putu Oka Sukanta) Marsinah Marsinah bukanlah sebuah salam Disambut burung gagak pembawa berita kematiannya Marsinah bukanlah…
Puisi: Aung San Suu Kyi (Karya Goenawan Mohamad) Aung San Suu Kyi Seseorang akan bebas dan akan selalu sehijau kemarau. Seseorang akan bebas dan sehitam asam musim hujan. Seseoran…
Puisi: UUD 45 (Karya Taufiq Ismail) UUD 45 Di negeri tempat pada yang serba sakti Ada saja orang masih percaya UUD '45 sudah lama dilantik jadi semacam Dewa Mata rab…