Puisi Tentang Kehilangan

Puisi: Sebab Aku Kehilangan (Karya Ulfatin Ch.)

Sebab Aku Kehilangan Sebab aku kehilangan pagi engkau mencaciku bagai burung mencaci langit. Dan cuaca seperti mencakar bahu suara angin bagai tiupan…

Puisi: Aku Kehilangan Masa Laluku (Karya Mawie Ananta Jonie)

Aku Kehilangan Masa Laluku Dulu ketika kereta api di daerahku masih saja merangkak, bendi dan pedati menjadi pendukungnya berpihak. Sekar…

Puisi: Berita Kehilangan (Karya Munawar Syamsuddin)

Berita Kehilangan Telah jauh meninggalkan rumah Segugus ruh serta seberkas bekas cahaya roh Telah padam sudah api dalam sekam bara dendam …

Puisi: Perhitungan (Karya Hijaz Yamani)

Perhitungan Ingat baik-baik, sahabatku ketika kita kehilangan gasing ketika kita kehilangan layangan dan kita pun paling kehilangan tapak-tapak kita …

Puisi: Berpisah (Karya Hamidah)

Berpisah Sungguh berat rasa berpisah Meninggalkan kekasih berusuh hati Duduk berdiri sama gelisah Kemana hiburan akan dicari Kian kemari mencari kesu…

Puisi: Tatkala Cinta Tak Berarti Memiliki (Karya Medy Loekito)

Tatkala Cinta Tak Berarti Memiliki Di bawah bayang-bayang garis cahaya bulan kupintal hasrat-hasrat tanpa harap menyanyi lagu-lagu sumbang s…

Puisi: Kehilangan (Karya Toto Sudarto Bachtiar)

Kehilangan Kawan, relakan tenang dalam malam beledu Runtuhan kering dan batu-batu Gurun tua menurun hilang …

Puisi: Tak Ada yang Hilang (Karya Kurniawan Junaedhie)

Tak Ada yang Hilang ( mengenang 14 tahun ditinggal ibunda ) Tanpa sayap, ibu terbang ke angkasa. Hati, jantung…

Puisi: Juga Waktu (Karya Subagio Sastrowardoyo)

Juga Waktu Kita tak pernah memiliki Rumah yang kita diami semusim telah dituntut kembali Dan tanah yang kita pijak makin larut dalam p…

Puisi: Kami Kehilangan Kau Bron (Karya Mawie Ananta Jonie)

Kami Kehilangan Kau Bron Langit beberapa hari mendung, menangis tanpa gelegar guruh, kau Bron pergi meninggal…

Puisi: Buku-Buku Waktu (Karya Rudiana)

Buku-Buku Waktu Perihal rindu Yang terjebak pada buku-buku waktu Yang tersimpan pada pekat jelaga malam Aku ikhlaskan Aku larungkan pada samudra doa …

Puisi: Gone (Karya Djamil Suherman)

Gone (Kepada adikku, Tien) Melati kecil sekuntum mungil kusanjung kupuja-puja kukenang kusentuh sayang tapi apa k'mudian? belum kering bibir diki…

Puisi: Yang Hilang di Musim Badai (Karya AA Manggeng)

Yang Hilang di Musim Badai Aku cari engkau saudaraku yang sudah lama tidak kembali Apakah musim badai tanah re…

Puisi: Berapa Kali Kita Kehilangan dalam Menanti (Karya Beni Setia)

Berapa Kali Kita Kehilangan dalam Menanti Berapa kali kita kehilangan dalam menanti jam berdetik, angin menghembus dan debu menyerbu jendela…

Puisi: Paragraf Kehilangan (Karya Alex R. Nainggolan)

Paragraf Kehilangan aku kehilangan dirimu waktu membulat, nanar lalu menggambar dirimu yang dulu segalanya cuma denyar yang tak sampai …
© Sepenuhnya. All rights reserved.