Aceh masih belum baik-baik saja.

Puisi Tentang Koran

Puisi: Membaca Koran Tempel (Karya Ragil Suwarna Pragolapati)

Membaca Koran Tempel Hari-hari memberikan kabar monoton. Isi mirip beda judul Advertensi pun menerkam semua kolom besar, over membius "Gadis dip…

Puisi: Untuk Penjual Koran (Karya Sherly Malinton)

Untuk Penjual Koran Sahabat, apakah kau tak pernah lelah seharian berdiri di jalan-jalan dalam hujan debu dan asap-asap kendaraan? Suaramu menggugah …

Puisi: Berita Pagi (Karya Mahdi Idris)

Berita Pagi Pagi sekali seseorang datang dari remang kabut mengetuk pintu, melempar segulungan koran ke ruang tamuku; mata baru saja kubuka …

Puisi: Hari Ini Telah Terbaca (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Hari Ini Telah Terbaca* Hari ini telah terbaca Tentang banjir dan gajah mati Gempa bumi dan para pencuri Harga-harga tinggi …

Puisi: Surat Kabar (Karya Joko Pinurbo)

Surat Kabar Ayah saya seorang loper koran yang sama gigihnya dengan wartawan. Deadline nasibnya lebih keras…

Puisi: Koran Pagi (Karya Joko Pinurbo)

Koran Pagi Koran pagi masih mengepul di atas meja. Wartawan itu belum juga menyantapnya. Ia masih tertidur di kursi setelah seharian diges…

Puisi: Koran Pagi Tanpa Kopi (Karya Mustafa Ismail)

Koran Pagi Tanpa Kopi Lagi-lagi aku menemukan wajahmu yang pucat dan lucu seperti bocah-bocah, kau ambilkan sehelai daun dan kau sentuhkan …

Puisi: Pamplet di Harian Pagi (Karya Budi Arianto)

Pamplet di Harian Pagi (II) Menyimak berita pagi negeri ini adalah air mata banjiri ladang-ladang kering hanyutkan mimpi mengusir burung…

Puisi: Loper koran (Karya Joko Pinurbo)

Loper koran Pagi-pagi sekali loper koran itu sudah nongol di depan pintu, menaruh koran di pangkuanku seraya …

Puisi: Aku Baca Lembaran-Lembaran Koran (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Aku Baca Lembaran-Lembaran Koran (Satu Amsal) aku baca lembaran-lembaran koran. dan pada setiap kolom kusimak dunia yang terluka ole…

Puisi: Sehabis Baca Koran (Karya Bambang J. Prasetya)

Sehabis Baca Koran Di Timor masjid diruntuhkan Di Situbondo Wihara dihanguskan Di Tasikmalaya Gereja diporandakan Begitu asingkah manusia mencintai R…

Puisi: Ada yang Mengusik (Karya Handrawan Nadesul)

Ada yang Mengusik Ketika di Trotoar Kota Membaca Koran Belati yang kuasah semenjak kanak-kanak kutikamkan ke tengah-tengah ulu hatiku pedihnya tidak …
© Sepenuhnya. All rights reserved.