Puisi Tentang Perang

Puisi: Kita Berjuang (Karya Usmar Ismail)

Kita Berjuang Terbangun aku, terloncat duduk Kulayangkan pandang jauh keliling Kulihat hari 'lah terang…

Puisi: Maju Tak Gentar (Karya Mustofa Bisri)

Maju Tak Gentar Maju tak gentar Membela yang mungkar. Maju tak gentar Hak orang diserang. Maju tak gentar "Pasti kita menang!&quo…

Puisi: Sajak Peperangan Abimanyu (Karya W.S. Rendra)

Sajak Peperangan Abimanyu (Untuk putraku, Isaias Sadewa) Ketika maut mencegatnya di delapan penjuru. Sang kesatria berdiri dengan ma…

Puisi: Jerit Bukit (Karya Fikar W. Eda)

Jerit Bukit Tidakkah kau baca isyarat angin mengucap salam melambai rindu mengantar senyum anak negeri…

Puisi: Pendulum (Karya Mochtar Pabottingi)

Pendulum Dosa apakah yang dilakukan orang-orang Yahudi sehingga mereka dibunuhi dan dibakar hidup-hidup Semenjak Musa, mereka menjadi buronan yang te…

Puisi: Nyanyian Tanah Garam (Karya D. Zawawi Imron)

Nyanyian Tanah Garam Angin yang diluluhkan bauan wangi barangkali tak akan mampu menghitung kerikil-kerikil sepi perih ya, perih! adakah…

Puisi: Bunga dan Peluru (Karya Fikar W. Eda)

Bunga dan Peluru Engkau bertepuk tangan ketika aku selesai merangkai bunga Engkau tersipu ketika bunga i…

Puisi: Ketika Mata Dipejamkan (Karya Remy Sylado)

Ketika Mata Dipejamkan Dari keras kepala kita belajar berperang Mengalirkan pengalaman tenahak pribadi Menjadi tenahak seluruh bangsa Bera…

Puisi: Buat Lina Sagaral Reyes (Karya Acep Zamzam Noor)

Buat Lina Sagaral Reyes Peluru yang ditembakkan ke udara Adalah nasibmu: Sebuah air mancur, sumber kata yang jernih Di antara batu hitam, …

Puisi: Perang Nusantara (Karya Aspar Paturusi)

Perang Nusantara ada saudara seiman ada saudara serumpun hidup di satu nusantara pernah dijajah dua bangsa puluhan tahun sud…

Puisi: Doa Seorang Serdadu Sebelum Berperang (Karya W.S. Rendra)

Doa Seorang Serdadu Sebelum Berperang Tuhanku wajah-Mu membayang di kota terbakar dan firman-Mu terguris di atas ribuan kubura…
© Sepenuhnya. All rights reserved.