Puisi Tentang Sungai

Puisi: Sungai Kecil (Karya D. Zawawi Imron)

Sungai Kecil Sungai kecil, sungai kecil! Di manakah engkau telah kulihat? Antara Cirebon dan Purwakarta atau hanya dalam mimpi? Di atasmu …

Puisi: Riwayat (Karya Wiji Thukul)

Riwayat ( 1) seperti tanah lempung pinggir kampung masalaluku kuaduk-aduk kubikin bentuk-bentuk patung peringatan berkali-kali kuhancurkan kubentuk l…

Puisi: Nikah Sungai (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Nikah Sungai Engkau bawakan aku bunga-bunga. di sini pasir, semak dan lumut melulu. kadang bauan busuk dan …

Puisi: Sungai (Karya Sitor Situmorang)

Sungai Mereka yang sendiri menurun lembah di bayang telanjang Sunyi berjaga di puncak Menara Jauh di kolong kota kasihku bermuka-muka dengan hening m…

Puisi: Sungai Pakerisan (Karya IDK Raka Kusuma)

Sungai Pakerisan kita sebut sungai ini kerajaan air kau raja hulu aku raja hilir dipisahkan riak melaju sepanjang waktu tahtaku berbentuk udang di at…

Puisi: Di Tikungan Sajak Ini Akan Kautemukan Sebuah Sungai (Karya Ahmad Nurullah)

Di Tikungan Sajak Ini Akan Kautemukan Sebuah Sungai Di tikungan sajak ini akan kautemukan sebuah sungai - kata…

Puisi: Tigris (Karya Goenawan Mohamad)

Tigris Sungai demam Karang lekang Pasir pecah pelan-pelan. Gurun mengerang: Babilon! Defile berjalan. Lalu Tuhan member…

Puisi: Sungai (Karya Ajip Rosidi)

Sungai Dari hulu hingga ke muara, berapa kali ganti nama? Air yang mengalir sama juga, hanya saja bertukar warna. Sumber:  Sajak-Sajak…

Puisi: Catatan di Sungai (Karya Afrizal Malna)

Catatan di Sungai kubaca airku dari sungai bapak anak-anak di batuan batu nenekku kusimak batuku dari sungai sejak kutanya akar-akarnya ibuku berdara…

Puisi: Di Tepi Sungai (Karya Andy Sri Wahyudi)

Di Tepi Sungai (: Jun) Di tepi sungai itu kita kehilangan nama Karena jejak cinta telah beruban Tak ada yang melintas kecuali suara seran…

Puisi: Di Engkelili, Suatu Pagi (Karya Ajip Rosidi)

Di Engkelili, Suatu Pagi Empat lelaki menyusur pinggir kali Nasibnya mengalir bersama air menghilir Di mana mereka bertemu?…

Puisi: Sebuah Jaket Berlumur Darah (Karya Taufiq Ismail)

Sebuah Jaket Berlumur Darah Sebuah jaket berlumur darah Kami semua telah menatapmu Telah berbagi duka yang agung Dalam kepedihan b…
© Sepenuhnya. All rights reserved.