Puisi: Tigaratus Ribu Rupiah (Karya M. Poppy Hutagalung) Tigaratus Ribu Rupiah tergeletak ia, di tengah hiruk-pikuk manusia membangun mimpi harapan melangit: akan ada uang baginya hari ini tigaratus ribu ru…
Puisi: Tiada Mengatasi (Karya Amal Hamzah) Tiada Mengatasi Semua barang dapat dibeli dengan uang! Dengan uang dibeli buku dengan uang berlaku segala sesuatu! Buku... Sabun.…
Puisi: Hongkong (Karya W.S. Rendra) Hongkong Di Hongkong kita tersenyum, menegur sapa, tapi mereka memandang kita dengan curiga. Bagai si pandir atau si gila dihina. Di kota…
Puisi: Dengan Apa Kutebus Anakku (Karya Wiji Thukul) Dengan Apa Kutebus Anakku Anak kami lahir kemarin malam di rumah sakit di bangsal murah ya di bangsal murah berjubel bersama bayi…
Puisi: Saksikan Begitu Banyak Orang Mempertuhankan Uang (Karya Taufiq Ismail) Saksikan Begitu Banyak Orang Mempertuhankan Uang Kita hidup di sebuah zaman, ketika uang dipuja-puja sebagai Tuhan Dengan uang hubungan antar-manusia…
Puisi: Baju Bulan (Karya Joko Pinurbo) Baju Bulan Bulan, aku mau lebaran. Aku ingin baju baru, tapi tak punya uang. Ibuku entah di mana sekarang, sedangkan ayahku hanya bisa kubay…
Puisi: Sedekah (Karya Joko Pinurbo) Sedekah Ibu tua itu tewas sehabis berjuang keras mendapatkan sedekah dari seorang juragan yang amat pemurah. Ia terjatuh terinjak-injak sewa…
Puisi: Pesan Uang (Karya Joko Pinurbo) Pesan Uang Ketika aku akan merantau buat cari penghidupan, uang berpesan: "Hiduplah hemat, jangan royal,…
Puisi: Aku Tidur Berselimutkan Uang (Karya Joko Pinurbo) Aku Tidur Berselimutkan Uang Aku tidur berselimutkan uang. Ketika bangun, tahu-tahu tubuhku sudah telanjang. 2002 Analisis Puisi : Puisi &quo…
Puisi: Yang Selalu Terapung di Atas Gelombang (Karya Taufiq Ismail) Yang Selalu Terapung di Atas Gelombang Seseorang dianggap tak bersalah, sampai dia dibuktikan hukum bersalah. Di negeri kami, ungkapan ini terd…
Puisi: Syair Empat Kartu di Tangan (Karya Taufiq Ismail) Syair Empat Kartu di Tangan Ini bicara blak‐blakan saja, bang Buka kartu tampak tampang Sehingga semua jelas membayang Monolo…
Puisi: Perihal Uang dan Ketamakan (karya A. Munandar) Uang dan Ketamakan Saat uang menjadi lidah Ketamakan menjadi telinga Tidak ada yang perlu diperbincangkan: Kita sedang menunggu kehancuran.…
Puisi: Mimpi dan Hidup (Karya H.B. Jassin) Mimpi dan Hidup Pernah saudara bermimpi Mendapat uang perak dan emas, Lekas digenggam kuat dan keras, Tak…
Puisi: Kepada Uang (Karya Joko Pinurbo) Kepada Uang Uang, berilah aku rumah yang murah saja, yang cukup nyaman buat berteduh senja-senjaku, yang je…