Puisi: Dialog Bukit Kemboja (Karya D. Zawawi Imron) Dialog Bukit Kemboja Inilah ziarah di tengah nisan-nisan tengadah di bukit serba kemboja. Matahari dan langit lelah. Seorang nenek, pandan…
Puisi: Dukaku Abadi (Karya Sitor Situmorang) Dukaku Abadi (sebuah ziarah) Versi dokumentasi J.J. Rizal Judul: Dukaku Abadi Sejuta surat sejuta ray…
Puisi: Ziarah (Karya Upita Agustine) Ziarah Sapaku Bunga kemboja gugur Dipendam hujan dalam kenangan Doa-doaku Pagaruyung, 1971 Sumber: Proses Kreatif Jilid 4 (2009) A…
Puisi: Ziarah (Karya Korrie Layun Rampan) Ziarah telah kutempuh ziarahku setiap waktu antara pulau kenangan dan jiwa yang bisu telah kubangun rumah di bibir gelombang dan dada kota kubangun j…
Puisi: Ziarah Batu (Karya Sapardi Djoko Damono) Ziarah Batu (1) Kami memutuskan untuk memulai ziarah menjenguk perigi dekat gua meski air di sana tak lagi …
Puisi: Memoriam Peziarahan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda) Memoriam Peziarahan (P emakaman Kaliwungu ) Salam padamu, bapak-simbok, kakek-nenek buyut-biyungku. Telah la…
Puisi: Sajak Ziarah (Karya Ahmadun Yosi Herfanda) Sajak Ziarah Dengan zikir kuziarahi siti jenarku yang berpusara di bilik kalbu Dengan cinta kuziarahi adam-ha…
Puisi: Bisik-Bisik saat Ziarah (Karya Hendro Siswanggono) Bisik-Bisik saat Ziarah Idealisme seperti dunia yang tergantung Gagasan-gagasan dibangun dari ketaksadaran Emosi liar bergentayangan Roh berjalan sen…
Puisi: Ziarah (Karya Diah Hadaning) Ziarah (1) Deru mesin pabrik di pinggir makam getarkan langit Utara ekspresi kerakusan landa tanah ketenangan nyaris tergusur tanah isti…
Puisi: Ziarah (Karya Juniarso Ridwan) Ziarah siapakah menyeret bayangan ini mencari sumber cahaya. Penglihatan semakin kehilangan warna, terpaku pada kerlip-kerlip bintang jadilah diri be…
Puisi: Pantun Memori (Karya Hartojo Andangdjaja) Pantun Memori Buat nisan ibunda Kembang kutabur dalam ziarah kembang cintaku salamku yang ramah Begitu kau berkubur dan kita pun…
Puisi: Ziarah (Karya Beni Setia) Ziarah Sekali waktu setapak dihapus rumput dan disembunyikan semak-perdu. Kau terlunta-lunta. Tak tahu harus bagaimana Burung-burung ber…
Puisi: Sebuah Ziarah, ke Kubur Sendiri (Karya Taufiq Ismail) Sebuah Ziarah, ke Kubur Sendiri (1) (Dengan sepenuh hormat dan cinta pada ibunda dan ayahanda yang tak jemu ta…