Puisi Widodo Arumdono

Puisi: Interlude (Karya Widodo Arumdono)

Interlude rindu terancam bulan lebam sesiapa menikamnya lalu siul burung ninggalkan jejak : masa depan sepi. Jakarta, 1999 Sumber: Tabloid Kamu (Dese…

Puisi: Televisi Kita (Karya Widodo Arumdono)

Televisi Kita buat: Af. di layar kaca 14 inci menguap nyanyian anggur pagi hari aroma embun netes dari tarian rumput kebugaran sisanya segelas darah …

Puisi: Segala Telah Tertulis Atas Nama Cinta (Karya Widodo Arumdono)

Segala Telah Tertulis Atas Nama Cinta segala telah tertulis atas nama Cinta batu bulan meloncar gerhana menakik berat titik langit kelu-Mu di lidah a…

Puisi: Surat Luka buat Yvonne (Karya Widodo Arumdono)

Surat Luka buat Yvonne yvonne. di antara taman wijaya kusuma bunga lily daunnya berguguran perlahan berubah warna pada gugusan cuaca luka tanah basah…

Puisi: Menggali Luka (Karya Widodo Arumdono)

Menggali Luka Kugali luka dari lubang dunia "ke mana amis nafas mengirim beritanya ketika hati bumi menguakkan ozon jingga ke wajah langit matah…

Puisi: Belajar pada Laut Sunyi (Karya Widodo Arumdono)

Belajar pada Laut Sunyi belajar pada laut sunyi-mu kesadaran terbangun mengubur segala mati di angkasa sepi di sepi kediaman-mu kusiangi rawa-rawa ke…

Puisi: Kwatrin Penyair (Karya Widodo Arumdono)

Kwatrin Penyair bagi: H.B Jassin sepedang jiwa menyalang di langit sunyi ikhwal merobek kerajaan sepi di halaman kalam Illahi terasa hidup belum usai…

Puisi: Lagu Tanpa Intro (Karya Widodo Arumdono)

Lagu Tanpa Intro memandangmu dari jauh memandang bukit-bukit keluh warna-warna swara rindu mengadu o, kau tak tahu? kotaku rompang dari derakan Cinta…

Puisi: Panorama Cikini di Suatu Malam (Karya Widodo Arumdono)

Panorama Cikini di Suatu Malam (Di depan taman seni berjajar warung kopi) "Hendak kau apakan lagi malam yang telah larut ini, Emilia? Aku pernah…

Puisi: Potret Kita (Karya Widodo Arumdono)

Potret Kita dua bintang berpaling menggigit ujung sembilu hujan rawan melukis dua lautan hati : tak juga mengarami api rindu dendam. Jakarta, 1999 Su…
© Sepenuhnya. All rights reserved.