Puisi: Langit. Awan. Angin (Karya Rusli Marzuki Saria) Langit. Awan. Angin Ada langit. Awan. Angin Algojo Nero modern Kultus orang seorang Dupa pemujaan Kemarau gugurkan daun-daun Pepohonan Cucu Yudas fit…
Puisi: Aku Merantau (Karya Isbedy Stiawan ZS) Aku Merantau aku merantau, dari rumah ke masjid dari kenyang ke lapar-dahaga aku kunci mulutku agar tak terucap caci dan fitnah dari …
Puisi: Gerimis yang Diam-Diam (Karya Apip Mustopa) Gerimis yang Diam-Diam Pada suatu temaram subuh Yang dingin oleh perjalanan musim Adakah kau lihat di atas atap rumah-rumah Gerimis…
Puisi: Pidato-Pidato dari Bantal Berasap (Karya Afrizal Malna) Pidato-Pidato dari Bantal Berasap Hari apakah ini? Seperti akhir tahun aku rasakan malam dalam penggorengan, 15 menit yang lalu. Kemba…
Puisi: Sejumlah Terus (Karya Mochtar Lubis) Sejumlah Terus Hai, mengapa hari jadi suram Sedang matahari bersinar terik? Orang pada bermuka pilu Mata merah karena menangis Bung Sjahrir, Bung Sja…
Puisi: Aku Pergi Saat Api di Matamu (Karya Isbedy Stiawan ZS) Aku Pergi Saat Api di Matamu 1/ Aku pergi Aku keluar rumah saat api di matamu semakin menyala. Tak ada waktu lagi merapikan rambut…
Puisi: Tujuan Kita Satu Ibu (Karya Wiji Thukul) Tujuan Kita Satu Ibu Kutundukkan kepalaku, bersama rakyatmu yang berkabung bagimu yang bertahan di hutan dan terbunuh di gunung di ti…
Puisi: Elegi Tanah Airku (Karya Aspar Paturusi) Elegi Tanah Airku Indonesia tanah tumpah darahku, jangan lagi menangis apalagi mata air airmatamu sudah kering Indonesia kebangsaanku, berhentilah te…
Puisi: Pidato Seorang Demonstran (Karya Mansur Samin) Pidato Seorang Demonstran Mereka telah tembak teman kita ketika mendobrak sekretariat negara sekarang jelas bagi saudara sampai…
Puisi: Kemis Pagi (Karya Taufiq Ismail) Kemis Pagi Hari ini kita tangkap tangan-tangan Kebatilan Yang selama ini mengenakan seragam kebesaran Dan m…