Puisi tentang Malin Kundang

Puisi: Monolog Ibu Malin Kundang (Karya Tjahjono Widarmanto)

Monolog Ibu Malin Kundang Malin, anakku aku tahu tabu tubuhku untuk kau sentuh aku tahu tubuh tuaku akan mengundang malu karena itu aku pi…

Puisi: Malinkundang (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Malinkundang Dalam gelombang zaman, aku datang meniti masa mabuk di antara bayang-bayang. Tinggalkan malam kelam dan sambut pagi cerlang dengan menta…

Puisi: Malin Kundang (Karya Joko Pinurbo)

Malin Kundang Malin Kundang pulang menemui ibunya yang terbaring sakit di ranjang. Ia perempuan renta, hidupnya tinggal menunggu matahari …

Puisi: Malin Kundang (Karya Sapardi Djoko Damono)

Malin Kundang ( : GM ) Sejak semalam tak henti-hentinya aku batuk padahal harus ke darat hari ini untuk memenuhi kutuk itu. Dari balik t…

Puisi: Malin Kundang (Karya Beno Siang Pamungkas)

Malin Kundang ( puisi tentang Facebook ) Ibu, Sebelum membatu Ijinkan kuganti statusku... Semarang, 22 Ag…

Puisi: Pendurhaka (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Pendurhaka pada roedy irawan syafrullah malinkundang itu aku sangkuriang itu aku dari batu dan gunung kesombongan tinggalkan rumah cari kedamaian yan…

Puisi: Sajak-Sajak Parewa (Karya Rusli Marzuki Saria)

Sajak-Sajak Parewa jangan bersedih parewa bila ayammu tewas di medan laga simpanlah taji bawa pulang kembali emas di pura "tidak, tidak! aku tid…

Puisi: Malin Kundang (Karya Nezar Patria)

Malin Kundang Bahkan saat dikutuk menjadi kepompong batu, engkau kalahkan suntuk panjang itu dengan menggambar kembali dirimu. Titik demi titik, lalu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.