Puisi tentang Tangan

Puisi: Ketika Tangan dan Kaki Bicara (Karya Taufiq Ismail)

Ketika Tangan dan Kaki Bicara (dinyanyikan oleh Chrisye) Akan datang hari mulut dikunci Kata tak ada lagi Akan tiba masa tak ada sua…

Puisi: Tangan (Karya Arif Bagus Prasetyo)

Tangan Runtuh. Lengking dinding dagingmu rubuh! Pelepah tangan yang kaubelah, tak melenguh, kelak Tergeletak terjangkar mencengkeram lereng …

Puisi: Tangan dalam Kelam (Karya Toto Sudarto Bachtiar)

Tangan dalam Kelam Tangan halus yang bisa merabaku dari jauh Jadi tangan bisik yang mengulur belas padaku Tangan mesra yang jari-jarinya say…

Puisi: Sajak Tangan Hitam (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Sajak Tangan Hitam Ada tangan hitam yang selalu menangkapku memasukkanku dalam sangkarmu. Ada tangan hi…

Puisi: Tangan Seorang Buruh Batu-Arang (Karya Agam Wispi)

Tangan Seorang Buruh Batu-arang Trem lari-lari di bawah rintik salju wajah dalamnya tiada sehijau rumput negeriku di sini di bumi kelabu h…

Puisi: Bukan Hari Baik Mencuci Tangan (Karya Remy Sylado)

Bukan Hari Baik Mencuci Tangan Ini bukan hari baik untuk mencuci tangan kalau anak-anak kandung menjadi babi-babi diperdaya obat-obatan da…

Puisi: Syair Empat Kartu di Tangan (Karya Taufiq Ismail)

Syair Empat Kartu di Tangan Ini bicara blak‐blakan saja, bang Buka kartu tampak tampang Sehingga semua jelas membayang Monolo…

Puisi: Di Tanganmu (Karya Kirdjomuljo)

Di Tanganmu Kepada siapa akhirnya berjuta hati menatap Kepada mereka yang bersedia berbagi hati kepadanya Kepada siapa akhirnya suara mengu…

Puisi: Tangan (Karya Sutardji Calzoum Bachri)

Tangan seharusnya tangan bukan hanya tangan tapi tangan yang memang tangan tak cuma tangan tapi tangan yang tangan pasti tangan tepat tangan yang dap…

Puisi: Di Tangan Anak-Anak (Karya Sapardi Djoko Damono)

Di Tangan Anak-Anak Di tangan anak-anak, kertas menjelma perahu Sinbad yang tak takluk pada gelombang, menjelma burung yang jeritnya membukaka…

Puisi: Raksasa Bertangan Lembut (Karya Lazuardi Anwar)

Raksasa Bertangan Lembut Darah beku menggumpal tetes demi tetesan cucur peluh di keringat waktu kandungan saat-saat. Di lubuk cintaku paling dalam an…

Puisi: Sajak Tanganku Menggapai-gapai (Karya Nyoman Anarti Panoshada)

Sajak Tanganku Menggapai-gapai segala akan kosong di sana rahasia padam nama dan wujud batas waktu batas perjalanan siapa bersemay…

Puisi: Tangan-Tangan Lapar (Karya Dodong Djiwapradja)

Tangan-Tangan Lapar Di mana-mana - ya di mana saja! Tangan-tangan lapar kian memanjang - kian memanjang Dan jalan-jalan gemuruh oleh si kurus…
© Sepenuhnya. All rights reserved.