Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Postingan

Puisi: Prisma (Karya Surachman R.M.)

Prisma jika pertama bersama dari satu sumber mengalir diirisnya kini alur-alur terpencar dan kesatuan warna yang putih di lensa lahir sua…

Puisi: Saramba (Karya Gunawan Maryanto)

Saramba kami adalah lelaki melesat ke empat penjuru ke selatan yang merah utara yang hitam barat yang kuning dan timur yang put…

Puisi: Gotong Mayit (Karya Gunawan Maryanto)

Gotong Mayit kami bertiga lahir dengan mengusung kematian maut telah ditanam di jantung kami berupa sperma yang kehilangan bapa …

Puisi: Ciamis - Los Angeles (Karya Sam Haidy)

Ciamis - Los Angeles Dunia tak lagi bundar Tapi terhampar di layar Antara dua kota Jauh di mata Dekat…

Puisi: Rhinoceros (Karya Beni R. Budiman)

Rhinoceros Menatap belantara dunia, para pengembara hilang Peta, dan penyair habis kata. Tinta dan cuaca Berhamburan ke sembara…

Puisi: Selembar Daun Kering Gugur (Karya Gunoto Saparie)

Selembar Daun Kering Gugur selembar daun kering gugur jatuh ke bumi hitam dan basah dipermainkan angin resah selembar nyawa pun berakhir ada seseoran…

Puisi: Nun (Karya Abdul Wachid B. S.)

Nun "Nuun Walqalami wamaa yasturuun Maa anta bini’mati rabbika bimajnuun" "Nun Demi pena p…

Puisi: Arak dan Malam (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Arak dan Malam seguci arak di meja kayu malam makin mengendap dalam jiwaku kegelapan telah melingkupi persawahan kerlip kuna…

Puisi: Bunga (Karya Leon Agusta)

Bunga paduan suara bunga-bunga yang tumbuh di tumpukan tulang-tulang mulai mekar aroma tersebar mengintai pengkhianat …

Puisi: Malam (Karya Leon Agusta)

Malam Buat Hukla Inna Alyssa Pada malam senyap makam bersabda Kudengar jerit debu di bawah purnama         Matamu 'kan …
© Sepenuhnya. All rights reserved.