Postingan

Puisi: Oh Negeriku (Karya Aspar Paturusi)

Oh Negeriku banyak sudah kata-kata ditulis kata-kata diucapkan lebur dalam doa-doa awan panas bertebaran angkasa mendidih gelombang dahsyat menyapu d…

Puisi: Kolam (Karya Aspar Paturusi)

Kolam kolam masa lalu tampak keruh di situ kau benamkan impian bersama kita turun menyelam sedalam apa kolam masa depan s…

Puisi: Lagu (Karya Abdul Hadi WM)

Lagu Danau kelabu pada dataran Hutan-hutan di sekitarnya, perkasa Gumpalan dingin di langit malam Mengham…

Puisi: Berita Pertama (Karya Abdul Hadi WM)

Berita Pertama Berita pertama yang sampai Adalah Adam. Dengan kecewa menyusuri pantai Menyongsong katamu. Mengembara terus orang asing! Adam bertanya…

Puisi: Di Sini Pengasingan Terjadi (Karya Abdul Hadi WM)

Di Sini Pengasingan Terjadi Di sinilah pengasingan terjadi Ketika senyap merendah, rumput-rumput di bumi lahir kembali Sebagai gumpalan kabut. Dan ke…

Puisi: Gnoti Seauton (Karya Abdul Hadi WM)

Gnoti Seauton Manusia bebas, ruhnya bagai firman Tuhan, embun dalam cuaca putih mencucinya Manusia bebas,…

Puisi: Devenir Pur (Karya Abdul Hadi WM)

Devenir Pur Ruang dan waktu. Tiba-tiba mendesak kita. Ketika anginpun menyusup semak-semak, jendela Tanah-tanah mengembang mencari bunga rumputan Dan…

Puisi: Mending (Karya P. Sengodjo)

Mending Entah bagaimana pada perasaanmu tapi memang beginilah langit yang hijau kelabu ataukah burung ini akan menghantu ataukah piramid akan rebah p…

Puisi: Vidi (Karya P. Sengodjo)

Vidi Pintu yang didobrak malam hari akan mengisakkan si gadis yang tidur sendiri (Pertama kali adalah bintang dan lelangan ketawa yang pecah sinar be…

Puisi: Datang-Mu, Mala! (Karya Soekoso DM)

Datang-Mu, Mala! datang-Mu, Mala, di luar gapai sangka rontokkan burung-besi karamkan kapal-baja lenyapkan beribu nyawa sirnakan beribu raga Datang-M…
© Sepenuhnya. All rights reserved.