Postingan

Puisi: Penyair dan Puisi (Karya Zainal Arifin Thoha)

Penyair dan Puisi "penyair bukanlah apa-apa tetapi puisi adalah darah," demikian penyair Ismet berkata cairan merah menjentera sukma memomp…

Puisi: Gandrung (Karya Kuswahyo S.S. Rahardjo)

Gandrung Gandarung yang melekat di parasmu tercabik oleh waktu, ketika anakcucu riang dalam ayunan kayu pojok taman: rajutan kasih dengan …

Puisi: Melaka Diremas Sepi (Karya Lazuardi Anwar)

Melaka Diremas Sepi Melaka diremas sepi angin lembut langkah hang tuah dekat perigi datanglah ke mari bersenda dengan puisi. Benteng portugis menatap…

Puisi: Culas (Karya Rahman Arge)

Culas hati-hati, hidup ini cuma selembar daun dengan satu gerak culas ia robek Sumber:  Jalan Menuju Jalan (2007) Puisi:  Culas Karya: Rahman Arge Bi…

Puisi: Sajak Lipan Seribu Kaki (Karya Remy Sylado)

Sajak Lipan Seribu Kaki Lapar telah menghilangkan sopan santunku. Maaf aku kira darah dagingku belum merdeka.  Lupa pekiknya telah bertahun kuuc…

Puisi: Sajak Hijau, Putih dan Jingga (Karya Sugiarta Sriwibawa)

Sajak Hijau, Putih dan Jingga Senzoku Sarang burung bisu Merangkum kabut Mencengkeram lagu         Payung        …

Puisi: SUBUH (Karya Tjahjono Widarmanto)

SUBUH tahajud tak pernah tuntas Engkau telah melipat waktu aku tak pernah tahu sehabis kokok ayam itu apakah dunia masih mampu…

Puisi: Kuhamparkan Huruf-huruf Menjadi Sajadah (Karya Juniarso Ridwan)

Kuhamparkan Huruf-huruf Menjadi Sajadah Agus, sengaja kuhamparkan huruf-huruf ini menjadi sajadah pada malam gelap-gulita, saat ini aku coba pahami s…

Puisi: Pada Pembebasan (Karya Remy Sylado)

Pada Pembebasan Pulanglah pada ketelanjangan Adam sebelum celik Wanita yang istimewa dalam pikiran lelaki hany…

Puisi: BUNDA (Karya Aspar Paturusi)

BUNDA (buat hari ibu) Bunda, engkau kecewa berat? Bunda, aku tak kuasa menatap pipimu Bunda, hapuslah tetesan air mata itu Jakarta, 21 Desember 2011 …
© Sepenuhnya. All rights reserved.