Postingan

Puisi: Sebab Bagai Angin (Karya Cecep Syamsul Hari)

Sebab Bagai Angin Jangan pergi. Sebab bagai angin aku selalu bersama arah. Tak ada yang bisa sembunyi dari rindu batinku. Jan…

Puisi: Air Kental (Karya Djamil Suherman)

Air Kental (Al-'Alaq) Bacalah atas nama Tuhanmu Mahapenitah Menitahkan manusia dari air tumpah Bacalah dan agungkan nama-Nya Yang dengan pena men…

Puisi: Pembuka (Karya Djamil Suherman)

Pembuka (Al-Fatihah) Atas nama Allah Mahapenyayang pawlaswara segala puji bagi Allah Tuhan semesta Mahapenyayang pawlaswara raja kiamat kubra kepada-…

Puisi: Airmata (Karya Djamil Suherman)

Airmata Airmata airmata airmata mengucur di rimba malam mencair basah di deraian pasir luka hati memendam duka memukau kegairahan wajah o, siapakah b…

Puisi: Putusan (Karya Djamil Suherman)

Putusan Barangkali aku lebih bahagia begini Sepotong usia dengan dunia kecil bersendiri sesekali mata memandang bentangan pulau bebas dan kasih sayan…

Puisi: Malam di Sebuah Pantai (Karya Djamil Suherman)

Malam di Sebuah Pantai Malam di sebuah pantai tercenung anak dan bapak sansai menanti timbulnya gemintang timur menggapai sayap malam pekat awan berg…

Puisi: Malam Panjang (Karya Djamil Suherman)

Malam Panjang Masukilah malam ini hingga terbenam ke dasarnya jeritkan tangis penghabisan hingga tak lagi bergema di timur fajar menurun dan bulan sa…

Puisi: Sebuah Berita (Karya Djamil Suherman)

Sebuah Berita Malamnya di bawah gerai kabur merayap ia di sebuah pulau Tuhan dan lapar bersilang di dadanya Disapunya debu kegelapan disebutnya sebua…

Puisi: Anak Hilang (Karya Djamil Suherman)

Anak Hilang Sudah begitu lama tak dikenalnya lagi kasih manusia sudah begitu lama bayi bayi tengkurap tak mengerti muka muka tua berpalingan sebuah r…

Puisi: Di Lingkar Api (Karya Djamil Suherman)

Di Lingkar Api Menari lincah di lingkar api Bernyanyi kecil mulut kecapi Malam ini buat kurcaci Lenggang lenggut lata Dikecup malam buta Api menggeng…
© Sepenuhnya. All rights reserved.