Postingan

Puisi: Sepotong Jalan Raya (Karya Bur Rasuanto)

Sepotong Jalan Raya dengan tanda-tanda rintangan selalu sepi dan semakin sepi bangunan agung menghadapnya pengawalan ketat dan kebun bunga patung tel…

Puisi: Ibu Mataram (Karya Sindu Putra)

Ibu Mataram (: Ravikan Varapanna) patung Waicaka dari batu lahar dalam genggaman mata yang terpejam terpanggang hujan cahaya bulan Juni…

Puisi: Syair Tanah Basah (Karya Mahdi Idris)

Syair Tanah Basah Kutakuti kemarau membawamu jahanam menggelepar dalam genang matahari bulan Juni menjelma bara api. Ke lereng bu…

Puisi: Requiem Juni (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Requiem  Juni dalam kamar sempitmu apa yang kau pahami kau tak memiliki apa-apa lagi seperti kembali ke dalam rahim ke mula asal …

Puisi: Hujan Bulan Juni (Karya Kurniawan Junaedhie)

Hujan Bulan Juni Di bawah payung Syair Sapardi: Netes bersama hujan Mei pergi Kecantikan bulan juni …

Puisi: Prosa Hujan Bulan Juni (Karya Sam Haidy)

Prosa Hujan Bulan Juni (: Sapardi Djoko Damono ) Hujan bulan Juni Bukan lagi puisi. Musim tak lagi tertib…

Puisi: Kenangan pada Juni (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Kenangan pada Juni sebuah hari pertengahan tahun pada kalender merekah kulingkarkan satu angka yang mengingatkan darah tumpah jad…

Puisi: Pada Waktunya Semua Adalah Puisi (Karya Aldian Aripin)

Pada Waktunya Semua Adalah Puisi Pada waktunya semua adalah puisi Hujan yang renyai menghambat langkah Dan hati pun gelisah. Pada suatu senj…

Puisi: Sajak 10 Juni (Karya Wiratmadinata)

Sajak 10 Juni (Bunda dari: Mirakel dan Tamara) Aku berlabuh padamu, menjadi seberkas puisi. Kau tertambat pada…
© Sepenuhnya. All rights reserved.