Postingan

Puisi: Apakah Suara Ini Telah Hilang? (Karya Okto Son)

Apakah Suara Ini Telah Hilang? Terdengar suara nyaring Dari gubuk tua Tempat pembebasan negeri ini Namun tak menghinggapi telinga mereka Suara itu me…

Puisi: HPH HPHH (Karya AA Manggeng)

HPH HPHH Nyiur hijau Indonesiaku subur yang dinyanyikan tidak lagi masuk dalam sukma lagu syukur pada penutu…

Puisi: Ibu Mataram (Karya Sindu Putra)

Ibu Mataram (: Ravikan Varapanna) patung Waicaka dari batu lahar dalam genggaman mata yang terpejam terpanggang hujan cahaya bulan Juni…

Puisi: Requiem Juni (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Requiem  Juni dalam kamar sempitmu apa yang kau pahami kau tak memiliki apa-apa lagi seperti kembali ke dalam rahim ke mula asal …

Puisi: Sajak 10 Juni (Karya Wiratmadinata)

Sajak 10 Juni (Bunda dari: Mirakel dan Tamara) Aku berlabuh padamu, menjadi seberkas puisi. Kau tertambat pada…

Puisi: Anugerah Berbeda (Karya Maisaroh)

Anugerah Berbeda Di balik tawa yang ceria, Tersimpan rasa yang berbeda. Langkah kaki tak selalu sempurna, Namun semangat tak pernah pudar. Mata yang …

Puisi: Mimbar Sesumbar (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Mimbar Sesumbar Itu mimbar tempat sesumbar, naiklah ucapkan janji-janji pada kami kami akan mendengar dengan setia tapi setelah selesai ja…

Puisi: Belajar dari Timor Timur (Karya Sobron Aidit)

Belajar dari Timor Timur Kenapa tak dari dulu kenapa tak dari dulu setelah nyaris habis aus kering-kerontang terperas ludas kini campakk…

Puisi: Kepada Gus Dur (Karya Gunoto Saparie)

Kepada Gus Dur mendadak kau datang sendiri di jalan pandanaran ii/10 semarang*) mengucapkan salam dan bercerita tentang demokrasi sehabis …
© Sepenuhnya. All rights reserved.