Postingan

Puisi: Fragmen Kota (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Fragmen Kota kabut yang melipat tubuhmu telah kupaham pedihnya cahaya yang kujaga telah jadi kalam dalam zikir malam kau maki…

Puisi: Kampungku (Karya Mustiar AR)

Kampungku Kuhirup dalam-dalam napasmu aroma anyir sperma ilegal menyergap diri memanjat dinding hati meng…

Puisi: Ketemu Hardi (Karya Kurniawan Junaedhie)

Ketemu Hardi Hidup itu seperti lukisan. Aku mampir ke kantor Hardi bersama Saut dan Helga Worotitjan (Iwan meny…

Puisi: Anak Desa (Gubahan Abdul Hadi WM)

Anak Desa Aku anak desa Aku tinggal di tepi kali hijau Bersih dan jernih airnya Segar tak ada bandingnya …

Puisi: Dornasia, Negeri Seribu Janji (Karya Cucuk Espe)

Dornasia, Negeri Seribu Janji Namaku Dorna Aku lahir di negeri yang indah dan ramah Negeri jarang terjamah, jauh dari rasa gundah Sungai-…

Puisi: In Memoriam Soetrisman (Karya Gunoto Saparie)

In Memoriam Soetrisman gerimis pun makin rapat di halaman ketika kerabat dan sahabat mengangkat keranda langi…

Puisi: Kampung Sunyi (Karya Toto ST Radik)

Kampung Sunyi Tetapi di luar sudah lama gelap dan masih saja lampu-lampu enggan menyala hanya tiang-tiang beton tegak menjulang bisu d…

Puisi: Sama Rasa dan Sama Rata (Karya Marco Kartodikromo)

Sama Rasa dan Sama Rata Syair inilah dari penjara, Waktu kami baru dihukumnya, Di-Weltevreden tempat tinggalnya, Dua belas bulan punya lama, Ini buka…

Puisi: Berikan Daku Belukar (Karya J. E. Tatengkeng)

Berikan Daku Belukar Terhanyut oleh aliran zaman, Aku terdampar di dalam taman, Kuheran amat, Memandang tempat! Di situ nyat…
© Sepenuhnya. All rights reserved.