Puisi: Abstraksi Baru Anak Indonesia (Karya Diah Hadaning) Abstraksi Baru Anak Indonesia ( 1 ) Ditatapnya lama-lama genangan panjang membelah kota mengalir lamban warna tak tereja gelap kecoklatan …
Puisi: Di Gubuk Depan Kuburan (Karya Andy Sri Wahyudi) Di Gubuk Depan Kuburan ( buat Ayahku ) Nisan, wangi kamboja, suara burung hantu, bulan pucat dan langit abu-abu Sesuatu melawat di sela …
Puisi: Amini (Karya Akhudiat) Amini Amini, anakku, Merpati baru terbang beberapa lini Subuh tadi kukira turun ambil wudu Tapi sampai siang tak kudengar gelak tawamu Serasa kemarin…
Puisi: Setelah Tiba di Rumah (Karya Kliwon Mansi) Setelah Tiba di Rumah Setelah tiba di rumah terlemparlah suara serakku; tunggu dulu, biar aku coba suara-suara yang tersedia: masih ada bekas bincang…
Puisi: Rindu (Karya Jami’atul Hidayah) Rindu Aku hanya rindu Tak ingin kembali Aku hanya rindu tawamu Senyummu yang manis Leluconmu yang garing Dan motor kuningmu 2022 Analisis Puisi : Pui…
Puisi: Kopi Bangka (Karya Ummi Sulis) Kopi Bangka Robusta, Arabika Apa pun jenisnya Tetap kopi Bangka Tempat tanam dan produksi Bangka Seperti kopi Lampung, Kopi Pagaralam, Kopi Aceh, da…
Puisi: Patuhlah pada Ayah dan Ibu (Karya Muhammad Lutfi) Patuhlah pada Ayah dan Ibu Kalau mendengar perintah ayah dan ibu Segera berlari jangan menunggu Berbakti pada kaki ayah ibumu Agar surga selalu bersa…
Puisi: Doa untuk Ayah dan Ibu (Karya Sumanang Tirtasujana) Doa untuk Ayah dan Ibu Ayah dan ibuku anak petani Beliau taat dan rajin ibadah Ayah seorang pekerja keras Untuk menghidupi, menyekolahkanku Ayah dan …
Puisi: Ayah dan Ibu (Karya Bambang Tri Subeno) Ayah dan Ibu Engkau berdua adalah samudra Menampung segala keluh kesah Anak-anakmu Seperti matahari Selalu menghadirkan kehangatan Juga angin Memberi…