Postingan

Puisi: Takengon (Karya A. Munandar)

Takengon Itulah kita di antara dosa-dosa tersamar dalam desahan cuaca Aku tak punya pilihan lain selain mencintaimu Sungguh, tak seperti kota-kota la…

Puisi: Langkah Kecil Mimpi Besar (Karya Fina Milatin Khanifah)

Langkah Kecil Mimpi Besar Di balik cakrawala dunia, ada mimpi yang menari seperti kupu-kupu Menjelajahi angkasa raya, melintasi samudra lepas, bermim…

Puisi: Hari Terang (Karya Irma Afiani)

Hari Terang Bogor Kota Hujan Kamu kerap kali bertanya Hujankah hari ini? Padahal matahari bersinar terik Kamu seakan muram Rindu akan mendung Dunia s…

Puisi: Ambisi (Karya Rin)

Ambisi Matahari bersinar Mengajak untuk bangkit Tangga menuju langit Begitu dahsyat badai menerpa Jiwa terkoyak, menahan hingga bergetar Terjatuh tid…

Puisi: Sepatuku Terbang ke Mana (Karya Aviv Jalali)

Sepatuku Terbang ke Mana Hai, sang desainer Ajarkan aku membentuk kata-kata  Menggariskan prosa atau metafora  Lalu, observasi kepada siapa  Sketsaku…

Puisi: Meniti Jalan Sunnah (Karya Yusriman)

Meniti Jalan Sunnah Jejak langkah Rasul terpahat di bumi Menjadi suri teladan dalam tiap detik hari Dengan sabar, ia berdiri kokoh dalam dakwah Menga…

Puisi: Syahadat (Karya Faisal Ismail)

Syahadat Demi Zat yang menciptakan semua makhluk Wajahku pasrah dan tunduk Hatiku damai berserah diri penuh sejuk Kesadaranku kuat kian merasuk Zikir…

Puisi: Baitul Makdis, pada Malam Israk (Karya Abdul Hadi WM)

Baitul Makdis, Pada Malam Israk Kita tunggu gemintang, mengerdipkan matanya lembut kita tunggu angin mencecah arusnya kencang suara laut di ba…

Puisi: Islam Adalah Rahmat (Karya Yusriman)

Islam Adalah Rahmat Islam, agama rahmat bagi semesta Menyatukan hati yang penuh cinta Tiada beda warna kulit atau bangsa Dalam takbir-Nya, kita semua…
© Sepenuhnya. All rights reserved.