Postingan

Puisi: Firman (Karya Inggit Putria Marga)

Firman Ada yang menitik, Sembunyi pada celah batu Ada yang mengalir Ada yang beku. Sumber:  Penyeret Babi (2010) Analisis Puisi : Puisi &q…

Puisi: Petani (Karya Inggit Putria Marga)

Petani di gagang cangkul sang tangan sering singgah di pundak istri sang kepala kerap rebah namun, hanya pada tanah yang menerima keringat d…

Puisi: Sandiwara (Karya Mahbub Djunaidi)

Sandiwara kenanganku pada warna putih – tebaran mega yang melawat ke ujung rambutnya – Di pangkal tahun, di permulaan musim panas Berdiang tubuh, ama…

Puisi: Duhai Pemimpin (Karya Aspar Paturusi)

Duhai Pemimpin "bila takut diterjang ombak jangan berumah di tepi pantai" begitu pesan leluhur "bila engkau seorang pemimp…

Puisi: Aku Masih Rasakan (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Aku Masih Rasakan aku masih rasakan bekas hujan sore tadi. langit mulai gemerlap di sudut lorong itu aku melihatmu bercakap-cakap d…

Puisi: Pledoi (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Pledoi Tenang. Aku tidak di sini. Kepentingan di mataku mati. Duduklah di singgasanamu. Duduk manis. …

Puisi: Usai Tarian (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Usai Tarian lirih tarian kecak meluruhkan lakon lakon hanyut entah ke mana sesekali dengan diri kita saling tak mengerti tak tahu ar…

Puisi: Sahur (Karya Dimas Indiana Senja)

Sahur Malam telah sempurna, bahkan akan meninggalkan kita Sisa sinar rembulan masih tergelar di atap rumah kita…

Puisi: Sajadah Cinta (Karya Dimas Indiana Senja)

Sajadah Cinta Tetesan embun membangunkan sujudku. Padahal ingin berlama-lama aku mengecup wajah Tuhan, Yang l…
© Sepenuhnya. All rights reserved.