Puisi: Weimar (Karya Sitor Situmorang) Weimar Sejuta pohon pinus menyebar harum bumi di dadanya yang mulus kucium sepenuh hati. Goethe hanya …
Puisi: Firman (Karya Inggit Putria Marga) Firman Ada yang menitik, Sembunyi pada celah batu Ada yang mengalir Ada yang beku. Sumber: Penyeret Babi (2010) Analisis Puisi : Puisi &q…
Puisi: Petani (Karya Inggit Putria Marga) Petani di gagang cangkul sang tangan sering singgah di pundak istri sang kepala kerap rebah namun, hanya pada tanah yang menerima keringat d…
Puisi: Sandiwara (Karya Mahbub Djunaidi) Sandiwara kenanganku pada warna putih – tebaran mega yang melawat ke ujung rambutnya – Di pangkal tahun, di permulaan musim panas Berdiang tubuh, ama…
Puisi: Duhai Pemimpin (Karya Aspar Paturusi) Duhai Pemimpin "bila takut diterjang ombak jangan berumah di tepi pantai" begitu pesan leluhur "bila engkau seorang pemimp…
Puisi: Aku Masih Rasakan (Karya Isbedy Stiawan ZS) Aku Masih Rasakan aku masih rasakan bekas hujan sore tadi. langit mulai gemerlap di sudut lorong itu aku melihatmu bercakap-cakap d…
Puisi: Pledoi (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Pledoi Tenang. Aku tidak di sini. Kepentingan di mataku mati. Duduklah di singgasanamu. Duduk manis. …
Puisi: Usai Tarian (Karya Wayan Jengki Sunarta) Usai Tarian lirih tarian kecak meluruhkan lakon lakon hanyut entah ke mana sesekali dengan diri kita saling tak mengerti tak tahu ar…
Puisi: Sajak Ulang Tahun (Karya Nenden Lilis Aisyah) Sajak Ulang Tahun ada lilin dalam batin nyalanya dipadamkan tetes air mata semoga air mata yang jatuh itu menjadi embun di tangkai melati esok pagi 2…