Postingan

Puisi: Sandiwara (Karya Mahbub Djunaidi)

Sandiwara kenanganku pada warna putih – tebaran mega yang melawat ke ujung rambutnya – Di pangkal tahun, di permulaan musim panas Berdiang tubuh, ama…

Puisi: Duhai Pemimpin (Karya Aspar Paturusi)

Duhai Pemimpin "bila takut diterjang ombak jangan berumah di tepi pantai" begitu pesan leluhur "bila engkau seorang pemimp…

Puisi: Aku Masih Rasakan (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Aku Masih Rasakan aku masih rasakan bekas hujan sore tadi. langit mulai gemerlap di sudut lorong itu aku melihatmu bercakap-cakap d…

Puisi: Pledoi (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Pledoi Tenang. Aku tidak di sini. Kepentingan di mataku mati. Duduklah di singgasanamu. Duduk manis. …

Puisi: Usai Tarian (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Usai Tarian lirih tarian kecak meluruhkan lakon lakon hanyut entah ke mana sesekali dengan diri kita saling tak mengerti tak tahu ar…

Puisi: Sahur (Karya Dimas Indiana Senja)

Sahur Malam telah sempurna, bahkan akan meninggalkan kita Sisa sinar rembulan masih tergelar di atap rumah kita…

Puisi: Sajadah Cinta (Karya Dimas Indiana Senja)

Sajadah Cinta Tetesan embun membangunkan sujudku. Padahal ingin berlama-lama aku mengecup wajah Tuhan, Yang l…

Puisi: Pemacu Ombak (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Pemacu Ombak Pemacu ombak di segara raya, Gelisah terapung berbuai-buai Diatas alun kecil-kecil, Menantika…

Puisi: Sajak Ulang Tahun (Karya Nenden Lilis Aisyah)

Sajak Ulang Tahun ada lilin dalam batin nyalanya dipadamkan tetes air mata semoga air mata yang jatuh itu menjadi embun di tangkai melati esok pagi 2…
© Sepenuhnya. All rights reserved.