Postingan

Puisi: Sepak Bola (Karya Ook Nugroho)

Sepak Bola Main bola Dan menulis sajak Nyata banyak miripnya Ini hanya soal Menjinakkan situasi Kau giring bola Itu seperti penyair Mengawal kata-kat…

Puisi: Pesilat (Karya Ook Nugroho)

Pesilat Macam pesilat Sabar saya menanti Kapan saatnya Angan bergebrak Menanti itu Memandang jauh Ke dalam inti Sampai sunyi Melepas bunyi Menukarnya…

Puisi: Awan Berkuak (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Awan Berkuak Duduk beta merenung awan, Bercerai menipis di langit biru. Sayu sendu alun di kalbu, Menurut …

Puisi: Berayun di Alun (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Berayun di Alun Bergulung alun kejar-mengejar Bersorak sorai suara memecah , Mendidih berbuih kapas menghempas Mundur maju di pasir putih. Demikian l…

Puisi: Sahabat (Karya Idrus Tintin)

Sahabat Dari perca kubangun sebuah persahabatan lama lebih lama dari layaknya orang bersahabat dibuhul mufakat saling mengerti benar-b…

Puisi: Hidup Kian Menarik (Karya Idrus Tintin)

Hidup Kian Menarik Segala geramku mengangkat lagu meniup sangkakala membunyikan rebana Dalam harapku menghunjam aku mendengar bahasa yang …

Puisi: Kadiran Berpendidikan (Karya Kang Thohir)

Kadiran Berpendidikan Wong saiki kadiran berpendidikan omonge seenake wedel maring wong ora berpendidikan, mugane saiki akeh pada sombong karna ngras…

Puisi: Paling Kelam (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Paling Kelam sekelam apa ketika parasmu lesap gambar dalam kenangan terbakar dan ranjang percintaan tinggal puing? aku jadi tahu …

Puisi: Hidup Menderita (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Sajak Hidup Menderita Sesuap nasi, selalu lewat begitu saja. Tanpa dikunyah Tidak ada olahraga. Semua hanya persis dan habis. Dan tid…
© Sepenuhnya. All rights reserved.