Postingan

Puisi: Pesilat (Karya Ook Nugroho)

Pesilat Macam pesilat Sabar saya menanti Kapan saatnya Angan bergebrak Menanti itu Memandang jauh Ke dalam inti Sampai sunyi Melepas bunyi Menukarnya…

Puisi: Awan Berkuak (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Awan Berkuak Duduk beta merenung awan, Bercerai menipis di langit biru. Sayu sendu alun di kalbu, Menurut …

Puisi: Berayun di Alun (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Berayun di Alun Bergulung alun kejar-mengejar Bersorak sorai suara memecah , Mendidih berbuih kapas menghempas Mundur maju di pasir putih. Demikian l…

Puisi: Sahabat (Karya Idrus Tintin)

Sahabat Dari perca kubangun sebuah persahabatan lama lebih lama dari layaknya orang bersahabat dibuhul mufakat saling mengerti benar-b…

Puisi: Hidup Kian Menarik (Karya Idrus Tintin)

Hidup Kian Menarik Segala geramku mengangkat lagu meniup sangkakala membunyikan rebana Dalam harapku menghunjam aku mendengar bahasa yang …

Puisi: Kadiran Berpendidikan (Karya Kang Thohir)

Kadiran Berpendidikan Wong saiki kadiran berpendidikan omonge seenake wedel maring wong ora berpendidikan, mugane saiki akeh pada sombong karna ngras…

Puisi: Paling Kelam (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Paling Kelam sekelam apa ketika parasmu lesap gambar dalam kenangan terbakar dan ranjang percintaan tinggal puing? aku jadi tahu …

Puisi: Agustus (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Agustus Kalau saja, di Pegangsaan itu, dulu Tak ada seseorang yang menyeru Dengan bendera dan lagu baru Tentang hak segala bangsa Apakah…

Puisi: Ingat pada Ibu (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Sajak Ingat pada Ibu Padahal dulu tak pernah terpikir bahwa semua akan dialami Lalu sekarang, sesudah merasa dewasa semua seper…
© Sepenuhnya. All rights reserved.